Taiwan Open 2025: Ganda Campuran Berpeluang Ciptakan All Indonesia Final, Ubed Gagal Kalahkan Chou

GANDA campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah (kanan) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, menyegel tiket babak semifinal Taiwan Open 2025. Dalam pertandingan perempatfinal yang berlangsung di Taipei Arena, Taipei, Taiwan, Jumat (9/5/2025), Dejan/Fadia mengatasi ganda Malaysia Bing Kun Loo/Ee Wei Toh lewat rubber game 20-22, 21-17, 21-12. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dari 6 wakilnya yang turun di perempatfinal (8 besar), Indonesia akhirnya meloloskan 3 wakil (dua sektor ganda campuran dan satu ganda putri) di babak semifinal dalam turnamen bulutangkis super 300 Taiwan Open 2025.

Merah putih juga berpeluang menciptakan all Indonesia final di nomor ganda campuran, setelah pasangan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, menyegel tiket babak semifinal.

Bacaan Lainnya

Bertanding di Taipei Arena, Taipei, Taiwan, Jumat (9/5/2025), Dejan/Fadia mengatasi ganda Malaysia Bing Kun Loo/Ee Wei Toh lewat rubber game 20-22, 21-17, 21-12. Sedangkan Jafar/Felisha menyusul Dejan/Fadia, setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah Hong Wei Ye/Nicole Gonzales Chan dua gim langsung 21-16, 21-15.

Di babak semifinal yang akan dilangsungkan mulai Sabtu (10/5/2025) siang, Dejan/Fadia akan menghadapi pasangan Jepang Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara, yang maju ke semifinal setelah menang atas ganda Thailand, Phuwanat Horbanluekit/SapsireeTaerattanachai dua gim langsung 21-11 dan 21-16.

Sedangkan Jafar/Felisha akan menghadapi pasangan Malaysia Tang Jie Chen/Wen Tse Chan, yang melaju ke semifinal setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktaviani, dengan dua gim langsung 22-20 dan 21-10. Jika Jafar/Felisha dan Dejan/Fadia berhasil mengalahkan lawan-lawannya, maka akan terjadi all Indonesia final di sektor ganda campuran.

Sementara itu, satu-satunya pasangan Indonesia di sektor ganda putri, Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allesya Rose juga melaju ke babak semifinal, setelah berhasil menghajar wakil tuan rumah Fei Chen/Liang Ching Sun dua gim langsung 21-16, 21-15. Di babak semifinal, Trias/Rachel akan bersua ganda Jepang Mizuki Otake/Miyu Takahashi.

Ubed Kalah
Satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra, Moh. Zaki Ubaidillah, akhirnya terhenti di babak perempatfinal. Pemain yang akrab disapa Ubed ini, gagal mengalahkan ketangguhan pemain vetaran tuan rumah Chou Tien Chen. Ubed sudah mengerahkan kemampuan terbaiknya, tapi akhirnya menyerah lewat rubber game, 21-16, 18-21, 19-21.

Memulai gim pertama, Ubed langsung tampil mendominasi dengan mencatat enam poin beruntun untuk unggul 7-1. Ubed tampil begitu tenang dan mampu perlahan memperlebar jarak poin menjadi 13-6. Meski Chou sempat memperkecil kedudukan setelah mencetak empat angka beruntun, Ubed mengunci gim pertama lewat kemenangan 21-16.

Di gim kedua, Ubed sempat unggul empat angka setelah mencatat empat poin berturut-turut, 4-0. Start yang apik gagal dipertahankan Ubed usai Chou mencatatkan 12 angka berturut-turut untuk membalikkan kedudukan menjadi 14-7.

Lawan terus bermain konsisten saat Ubed yang memiliki peringkat 67 dunia ini, mencoba mengejar ketertinggalan. Tunggal peringkat tujuh dunia tersebut akhirnya mengamankan kemenangan di gim kedua dengan skor 21-18.

Di set penentuan, Chou terus mendominasi hingga unggul enam poin atas Ubed, 10-4. Selepas interval, Ubed berupaya terus menekan untuk memperkecil kedudukan menjadi 14-16. Chou yang sempat kehilangan poin mampu mempertahankan permainan di situasi krusial untuk memenangkan gim ketiga lewat skor 21-19.

Hal senasib juga dialami satu-satunya ganda putra Indonesia Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, gagal melaju ke semifinal. Rahmat/Yeremia harus mengakui kekuatan ganda Jepang Takumi Nomura/Yuichi Shimogami dengan dua gim langsung, 18-21, 13-21. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses