Sukseskan Vaksinasi di Desa/Kelurahan, Pemkot Denpasar Tambah 23 Fasyankes

RAPAT Koordinasi Hukum Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang pada Kamis (4/3/2021). foto: ist

DENPASAR – Untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan di seluruh desa/kelurahan di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar menambah 23 fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, dalam Rapat Koordinasi Hukum Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang pada Kamis (4/3/2021).

Read More

Dengan tambahan ini, nantinya total ada 40 fasyankes di seluruh wilayah Kota Denpasar yang akan memberikan pelayanan vaksin kepada masyarakat Kota Denpasar.“Adapun sasaran vaksinasi tahap II saat ini yaitu sebanyak lebih dari 125.300 sasaran untuk pelayanan publik di seluruh Kota Denpasar. Pelayanan vaksinasi tahap II sudah berlangsung sejak 23 Februari lalu,” ucap Jaya Negara.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Jaya Negara megatakan, pertemuan ini sangat baik dilakukan untuk terus mengkoordinasikan serta mengoptimalkan pelayanan masyarakat, khususnya saat ini pelayanan yang akan lebih difokuskan kepada pelayanan kesehatan dan pengelolaan sampah. “Keberhasilan Pemerintah Kota tentu tidak luput dari partisipasi dan dukungan aparatur pemerintah desa/kelurahan,” ujarnya.

Untuk pengelolaan sampah, kata Wali Kota, pengelolaan sampah berbasis sumbernya akan dilaksanakan secara swakelola oleh desa/kelurahan agar dapat mengolah terlebih dahulu sebelum dikirim ke TPA. Hal ini mengingat dalam beberapa bulan ke depan TPA Suwung akan semakin penuh.

Ketua Forum Perbekel/Lurah Kota Denpasar, I Gede Wijaya Saputra, mengatakan untuk kegiatan vaksin untuk lanjut usia (lansia) agar tepat sasaran dan lebih dikoordinasikan kepada perbekel/lurah, terutama masalah jarak sehingga tidak menunggu terlalu lama ataupun kejauhan.

Terkait masalah sampah supaya betul-betul dipersiapkan dan ketika mendapatkan tempat yang sudah ditentukan sebagai penampungan agar disosialisasikan kepada masyarakat sekitar agar lebih meyakinkan bahwa tidak ada pencemaran lingkungan.

Rapat koordinasi yang dipimpin Pj Sekda Kota Denpasar, I Made Toya; dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa; Asisten III Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya; jajaran OPD Pemkot Denpasar, serta Forum Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.