Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Parta Ajak Generasi Milenial Cintai Keragaman Indonesia

  • Whatsapp
I Nyoman Parta sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan RI di SMKN 3 Sukawati, Rabu (30/9/2020). Foto: adi
I Nyoman Parta sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan RI di SMKN 3 Sukawati, Rabu (30/9/2020). Foto: adi

GIANYAR – Keanekaragaman suku,  bahasa, agama, termasuk kuliner, di Indonesia harus diakui sebagai kekuatan bangsa Indonesia. Ini implementasi Bhinneka Tunggal Ika yang nyata, dan inilah yang membuat bangga. Generasi milenial harus paham nilai-nilai luhur 4 pilar kebangsaan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan anggota DPR RI, I Nyoman Parta, saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI di SMKN 3 Sukawati, Rabu (30/9/2020).

Indonesia memiliki 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.094 kecamatan, 84.337 desa/kelurahan, 1.340 suku bangsa, 718 bahasa daerah, dan enam agama sebagai bukti keragaman luar biasa. “Jika ingin Indonesia kuat dan maju maka jadikanlah keberagaman itu sebagai anugerah istimewa. Jadi, sikap menghargai dan toleransi mutlak diperlukan,” cetus politisi asal Desa Guwang, Gianyar itu.

Bacaan Lainnya

Anggota Fraksi PDIP DPR RI ini menguraikan, mengenal ragam kuliner Nusantara juga menjadi bentuk kecintaan terhadap NKRI, selain bangga menggunakan produk lokal. Era digital dan kekuatan media sosial harus dimanfaatkan para siswa dengan kreatif. Meski di tengah pandemi, dia menyarankan para siswa aktif membuat konten edukatif tentang kuliner, seni, aksi cinta lingkungan dan kegemaran lain untuk di media sosial.

Baca juga :  Triwulan III-2020, Penerbangan di Bandara Lombok Naik Tiga Kali Lipat

Kuliner lokal, sambungnya, sangat beragam. Misalnya dari pohon pisang bisa menciptakan berbagai kuliner, baik pisang goreng, kolak pisang, dan jajanan pisang rai khas Bali. Karena peserta sangat aktif dan antusias, Parta memberi hadiah kuota internet.

Kepala SMKN 3 Sukawati, IGN Serama Semadi, menyambut hangat dan mengapresiasi sosialisasi itu sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter. “Terima kasih Pak Nyoman Parta yang peduli dengan sekolah ini, semoga ke depan terus bisa berkolaborasi,” ajaknya.

Salah satu siswa, Ni Made Wulan Asmita Sari, mengaku senang terlibat dalam acara ini. “Tadi saya aktif menjawab dan senang, karena sosialisasinya dibuat menyenangkan,” ungkapnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.