SMP Sapta Andika Denpasar Terima 277 Siswa Baru, Tingkatkan Digitalisasi Sekolah, Disiplin Jadi Kunci untuk Sukses

KEPALA SMP Sapta Andika Denpasar, I Gede Eka Nuryada, foto bersama I Gusti Ayu Yunita, Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Denpasar, saat MPLS, Senin (11/7/2022). Foto: tra

DENPASAR – SMP Sapta Andika Denpasar di Jalan Gunung Patuha Gg V No. 19 Denpasar, Tegal Harum, Denpasar Barat, sepanjang tahun tetap menjadi incaran masyarakat. Alasannya sederhana, sekolah ini mengalami kemajuan pesat dalam akademis, fasilitas gedung, dan gurunya berkualitas. Tahun ajaran 2022 ini, menerima 277 siswa baru. Mereka sejak Senin (11/7/2022) mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Pelaksanaan MPLS, Senin (11/7/2022), diisi materi Jaksa Masuk Sekolah dengan pemateri, I Gusti Ayu Yunita, Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Denpasar. Saat itu disampaikan soal narkoba dan obat-obatan terlarang serta pendidikan antikorupsi.

Read More

Sebelumnya, acara MPLS diisi dengan materi pengenalan lingkungan dan warga sekolah, perkenalan siswa dan pengenalan visi misi program kegiatan cara belajar dan tata tertib di sekolah.

Pemateri I Gusti Ayu Yunita menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika adalah perbuatan melanggar hukum dengan ancaman hukuman sangat tinggi. Kedua, para siswa mengetahui sedari dini jenis-jenis narkotika, dengan tujuan mencegah penyebaran penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

Berikutnya, soal pendidikan antikorupsi, dia menegaskan, tindakan korupsi harus dicegah sedini mungkin. Hal kecil seperti korupsi waktu, tidak membayar uang komite padahal uangnya sudah diberikan orangtua. Kebiasaan-kebisaan buruk yang kecil seperti itulah, tegas dia, harus dicegah sejak dini.

Kepala SMP Sapta Andika Denpasar, I Gede Eka Nuryada, ST., menekankan, MPLS di sekolah ini menyenangkan dan memperkuat karakter siswa. Kedua, dia bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMP Sapta Andika Denpasar.

Kini pihaknya fokus pada peningkatan prestasi karena sebagian besar siswa barunya adalah siswa berkualitas. Ini kesempatan baik untuk makin banyak mengukir prestasi akademik dan non-akademik. Ketiga, ia menekankan pada peningkatan digitalisasi sekolah. Terlebih saat ini sudah era komputerisasi, termasuk memperkuat jaringan Wifi sekolah.

Di sekolah ini, mulai dari absensi, kegiatan pembelajaran, penilaian, sampai pelaporan hasil belajar siswa sudah digital. Ini termasuk langkah positif sekolah mengurangi penggunaan kertas. Dengan program digitalisasi, hasil penilaian siswa pun kini langsung diketahui oleh orangtua siswa. Ini sekaligus gerakan transparansi pendidikan dan disiplin siswa.

Di sekolah ini rutin tiap minggu diadakan sidak untuk meningkatkan disiplin siswa. Karenanya, dia mengajak guru memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas kepada siswa. Sebab masyarakat sudah mempercayakan sepenuhnya kepada sekolah untuk mengajar dan mendidik anaknya. Apalagi SMP Sapta Andika Denpasar ini menekankan pada budaya disiplin sebagai kunci untuk sukses. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.