MPLS di SMPN 10 Denpasar Wujudkan Profil Pelajar Pancasila, Gurunya Ikuti IHT Implementasi Kurikulum Merdeka

KADISDIKPORA Denpasar, AA Gede Wiratama, bersama Kasek Wayan Sumiara saat membuka MPLS di SMPN 10 Denpasar, Senin (11/7/2022). Foto: tra

DENPASAR – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Denpasar dimulai, Senin (11/7/2022). MPLS diikuti 400 siswa baru hingga Rabu (13/7/2022).

Yang menarik, saat siswa baru mengikuti MPLS, para guru di sekolah ini mengikuti In House Treaning (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka. Pelaksanaan IHT dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag.

Read More

Ketua Panitia IHT Made Dwi Kurniawan, S.Pd., mengatakan, kegiatan IHT ini wajib dilaksanakan SMPN 10 Denpasar karena sekolah ini ditetapkan sebagai sekolah penggerak oleh Kemendikbudristek.

Kegiatan ini diikuti oleh semua guru dan pegawai. Meliputi guru kelas VII dan VIII sebanyak 32 orang, dan guru kelas IX beserta Komite Pembelajaran dan dibantu pegawai sebagai panitia sebanyak 23 orang.Pendanaan kegiatan ini, sebutnya berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja yang memang diperuntukkan membantu proses pembelajaran.

Kepala SMPN 10 Denpasar, I Wayan Sumiara, S.Pd., M.Pd., mengatakan, tahun ini SMPN 10 Denpasar lulus sebagai sekolah penggerak angkatan kedua. Karenanya harus bersama menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka.

Ia menyebut, program sekolah penggerak adalah program untuk mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capain hasil belajar peserta didik secara holistik baik dari aspek kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) maupun nonkognitif (karakter) untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Pada sekolah penggerak, lugas dia, kapasitas dan kompetensi tersebut akan ditingkatkan melalui pelatihan dan pendampingan. Kepala sekolah dan guru diberikan pelatihan pedagogik dan penilaian agar mampu menerapkan kurikulum dengan metode tersebut.

Selanjutnya akan didampingi oleh pelatih ahli untuk lebih memperkuat pemahaman dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan. ’’Ini menjadi tantangan bersama mewujudkan SMPN 10 Denpasar sekolah kuat, jaya dan hebat,’’ lugasnya.

Saat membuka MPLS, Sumiara menekankan pentingnya siswa baru menjadi insan yang disiplin. Dia optimis PBM di sekolah ini berjalan kondusif dan siap mengantarkan SMPN 10 Denpasar menjadi sekolah hebat dan berkarakter dan terbentuk Profil Pelajar Pancasila.

Ketua Panitia MPLS, I Putu Krisna Sunarjaya, S.Pd., M.Pd., mengatakan, selama tiga hari, materi MPLS disesuaikan dengan jadwal yang dikeluarkan Disdikpora Kota Denpasar. Serta ditambah pengenalan dan parade ekstrakurikuler. Ini bertujuan guna memotivasi siswa baru berminat menggeluti ekstra yang sesuai dengan potensi dirinya.

Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, mengapresiasi semangat guru SMPN 10 Denpasar mengikuti IHT Implementasi Kurikulum Merdeka ini. Diharapkan melalui IHT ini dapat lebih memahami tentang apa itu Kurikulum Merdeka dan cara pengimplementasiannya. Sehingga sekolah dapat mengambil keputusan bersama tentang kurikulum yang akan dilaksanakan di tahun pelajaran yang baru ini.

Ini sesuai dengan tujuan umum IHT Implementasi Merdeka Belajar dalam penyusunan perangkat pembelajaran adalah meningkatkan kompetensi peserta didik melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan program dan kebijakan merdeka belajar. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.