SMK PK Diharap Jadi Pendorong Ciptakan SDM Unggul

  • Whatsapp
DIREKTUR Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto; bersama Kadisdikpora Bali, KN Boy Jayawibawa; dan Kasek I Made Buda Astika, di sela-sela acara sosialisasi SMK PK dan SMK-D2 Fast Track secara daring dan luring di SMKN 5 Denpasar, Senin (29/3/2021). Foto: tra
DIREKTUR Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto; bersama Kadisdikpora Bali, KN Boy Jayawibawa; dan Kasek I Made Buda Astika, di sela-sela acara sosialisasi SMK PK dan SMK-D2 Fast Track secara daring dan luring di SMKN 5 Denpasar, Senin (29/3/2021). Foto: tra

DENPASAR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meluncurkan program Merdeka Belajar episode delapan, yakni SMK Pusat Keunggulan (PK).  Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto, menyebut pengembangan pendidikan vokasi kali ini memiliki filosofi tersendiri. Yakni memastikan output program SMK PK yaitu SDM yang unggul dan mengantisipasi bonus demografi di Indonesia.

“Bukan sekadar bikin gedung baru dan alat. Itu kata kuncinya. Seperti lirik lagu Indonesia Raya–ini arahan Mas Menteri–bangunlah jiwanya, baru bangunlah badannya,” ujar Wikan dalam acara sosialisasi SMK PK dan SMK-D2 Fast Track secara daring dan luring di SMKN 5 Denpasar, Senin (29/3/2021).

Bacaan Lainnya

Wikan berkata, tahun ini hanya 900 SMK di Indonesia yang berpatisipasi dalam program PK. Target tersebut terdiri atas 491 SMK yang tahun 2020 mendapatkan bantuan SMK Center of Excellence (CoE). ‘’Jadi, total ada 14 ribu SMK di Indonesia tapi tahun ini kami hanya mampu menjadikan 900 SMK yang ikut berpartisipasi dalam program SMK Pusat Keunggulan. Kami tidak bisa memilih semuanya karena keterbatasan anggaran,” katanya.

Ia melanjutkan tidak ada eksklusivitas dalam konsep program SMK PK ini. Justru SMK yang terpilih dalam program ini harus melatih SMK lainnya, sehingga dalam hal ini harus butuh kerja sama yang baik. “Tidak ada konteks keunggulan seperti sekolah favorit dan unggul sendiri, tidak begitu ya. Tapi karakter unggul itu kami harapkan mereka menjadi SMK yang bisa melatih SMK yang lainnya,” kata dia.

Baca juga :  Alumni 1982 SMPN 1 Tegallalang Bagikan Beasiswa untuk Pelajar Yatim/Piatu

Kadisdikpora Provinsi Bali, Dr. KN Boy Jayawibawa, yang hadir di acara itu, menyambut baik program SMK PK dan mendukung penuh berupa kebijakan dan pendampingan untuk keberhasilan program SMK PK dan SMK D2 Fast Track.

Menurut Boy, program ini sejalan dengan visi Gubernur Bali yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru.Ia menyebutkan, jumlah SMK di Bali sebanyak 169 sekolah yang terdiri dari 53 negeri dan 116 swasta dengan jumlah siswa seluruhnya 96.888 orang.

Kompetensi keahlian yang diminati siswa didominasi bidang pariwisata, khususnya keahlian perhotelan sebanyak 118 sekolah, tata boga 81 sekolah, multimedia 48 sekolah, akuntansi dan lembaga keuangan 36 sekolah, teknik komputer jaringan 32 sekolah dan lainnya.  “Tahun lalu ada tujuh SMK di Bali yang telah mengikuti program SMK Center of Excellence (CoE), dan tahun ini kita dorong lebih banyak lagi SMK di Bali yang bisa mengikuti program SMK PK,’’ lugasnya.

Kepala SMKN 5 Denpasar, I Made Buda Astika, menyatakan, tahun lalu telah dipercaya Kemendikbud sebagai SMK CoE dan mendapat bantuan Rp2,4 miliar dari pusat. Dan, tahun ini mendaftar lagi untuk bisa mengikuti program SMK PK. Terlebih SMKN 5 Denpasar sudah berada di lavel 3,5.

Ia menyebutkan, SMKN 5 Denpasar telah menyusun kurikulum yang dibutuhkan industri. Artinya, SMKN 5 Denpasar menggunakan dua kurikulum yakni kurikulum nasional dan kurikulum industri. SMKN 5 Denpasar, sebut Buda Astika, juga sudah “menikah” dengan lima industri pariwisata besar di Bali. Dan, ke depan ditargetkan 5-10 industri yang bisa diajak bekerjasama, termasuk melaksanakan PKL di industri lebih dari setahun. Juga meningkatkan mutu guru.tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.