POSMERDEKA.COM, DENPASAR – SMK PGRI 4 Denpasar atau dikenal dengan sebutan Fourgriska, mulai tahun ini membuka kelas kapal pesiar sebagai upaya memberikan tambahan pendidikan bagi anak-anak serta memberikan bekal agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan di kapal pesiar setelah lulus sekolah.
‘’Tiap ada peluang kami ambil, makanya dilakukan inovasi layanan, sehingga nantinya sesuai dengan standar. Untuk itu, kami membuka kelas kapal pesiar mulai tahun ini,’’ kata Kepala SMK PGRI 4 Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd., Minggu (11/5/2025).
Kasek Ketut Suarya mengatakan itu di sela jalan sehat memeriahkan jubelium perak atau HUT ke-25 SMK PGRI 4 Denpasar. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati HUT sekolah yang berdiri megah di Jalan Kebo Iwa selatan, Padangsambian, Denpasar Barat, itu. Memeriahkan acara juga diisi lomba dance tingkat SMP se-Kota Denpasar, dan lomba dance, lomba mobile legend, dan lomba band internal SMK PGRI 4 Denpasar.
Kegiatan jalan sehat berhadiah sepeda motor listrik dan sejumlah hadiah hiburan menarik itu, dilepas Ketua PGRI Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya; didampingi Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, I Nengah Madiadnyana; jajaran PGRI Kota Denpasar, serta Muspika Denpasar Barat, Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar, I Gusti Bagus Wiadnyana, serta undangan lainnya. Jalan sehat selain diikuti ratusan warga SMK PGRI 4 Denpasar, juga diikuti siswa SMP sekitar.
Ketut Suarya berharap makin banyak para lulusan di sekolah ini yang nantinya bisa terserap dalam dunia kerja. Ini sesuai dengan tema HUT kali ini, yaitu “Building Skill Building Future” yang bermakna pengembangan keterampilan yang berfokus pada kebutuhan masa depan.
Pihaknya mempersilakan bagi siswa SMP yang ingin bergabung di kelas ini. Mereka nantinya akan diseleksi, pembelajaran menggunakan bilingual (dua bahasa) dan pembelajaran di kelas difokuskan menggunakan bahasa Inggris.
Tahun ini kelas kapal pesiar dibuka untuk dua kelas. Jumlah per kelas untuk kelas kapal pesiar juga dibatasi hanya 24 siswa. Alasannya, mempertimbangkan rasio pendidik dan kualitas pembelajaran.
Kelas kapal pesiar ini adalah kerja sama antara SMK PGRI 4 Denpasar dengan Parindo Paradiso. Para murid yang ikut program tersebut, menurut dia, akan mendapatkan pendidikan di luar jam pelajaran yang aktif yakni di Sabtu. Dalam proses belajar mengajar, pihak sekolah juga akan mendatangkan guru tamu, sehingga para murid juga termotivasi.
Materi yang diberikan juga sesuai dengan rujukan pendidikan vokasi yang telah diberikan oleh pemerintah. Terkait dengan biaya, Ketut Suarya menjelaskan, sekolah tidak memberikan beban biaya. Namun, jika nantinya dari siswa ingin ke luar negeri, sekolah bisa membantu untuk pengurusan berbagai macam persyaratan.
Selain membuka kelas kapal pesiar, SMK PGRI 4 Denpasar yang dikenal sukses mencetak SDM Bali unggul di pariwisata dan teknologi ini membuka jurusan perhotelan, kuliner dan desain komunikasi visual. Masing-masing jurusan disiapkan dua kelas.
Soal biaya pendidikan, Ketut Suarya yang juga Ketua PGRI Kota Denpasar ini, mengatakan, SMK PGRI 4 Denpasar dikenal dengan biaya terjangkau. Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini, SMK PGRI 4 Denpasar memberikan kemudahan bebas uang gedung dan uang praktek.
Saat ini jumlah pendaftar sudah mendekati 250 siswa. Sementara yang sudah membayar uang pakain dan menyatakan pilihan pertama di SMK PGRI 4 Denpasar sudah 49 orang. Ketut Suarya yakin, calon siswa dan orang tua siswa yang cerdas terkait masa depan anak pasti memilih SMK PGRI 4 Denpasar.
Sementara itu, Ketua YPLP PGRI Denpasar, I Nengah Madiadnyana, mengatakan, perayaan HUT ke-25 ini menjadi momentum dalam merefleksikan diri sehingga keberadaan SMK PGRI 4 Denpasar semakin maju dan dikenal Masyarakat. Ia mengapresiasi SMK PGRI 4 Denpasar membuka kelas kapal pesiar. Menurutnya, pendidikan kapal pesiar dapat menjadi salah satu bekal yang bermanfaat bagi peserta didik.
Apresiasi juga disampaikan Ketua PGRI Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Ia mengatakan, pendidikan kapal pesiar tentunya bisa menjadi salah satu bekal yang bermanfaat bagi siswa setelah lulus, terkait mulai banyaknya orang yang berwisata dengan kapal pesiar. Para murid ke depannya bisa bekerja sesuai yang diinginkan baik di restoran, hotel, maupun tempat kerja lainnya di luar negeri.
Eddy Mulya terkesan dengan keberadaan SMK PGRI 4 Denpasar yang semangat, solid, berintegritas dan bertabur prestasi. Memasuki usia ke-25, ia berharap Fourgriska terus melahirkan SDM yang berdaya saing, berjiwa entrepreneur, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang luhur. tra






















