POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Pasangan calon nomor urut 2 Pilkada Badung, Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta (Adi-Cipta), menarget kemenangan mutlak di Desa Sading, Sempidi yang merupakan kampung halaman Alit Sucipta. Bermodal pelbagai hal yang diperbuat untuk warga Sading, paslon Adi-Cipta menarget menang minimal 90 persen alias sapu bersih.
“Kalau tidak tercapai, tyang (saya) ngungsi dari Sading,” cetus Gus Bota, sapaan akrab Alit Sucipta, saat kampanye di lokasi Puslat Bakti Negara Desa Sading, Senin (28/10/2024) malam.
Dalam kampanye yang dihadiri sekira 3.000 warga itu, selain calon Bupati Adi Arnawa, juga hadir anggota Fraksi PDIP DPRD Badung dan anggota Fraksi PDIP Bali dari Dapil Badung. Walau arena kampanye lumayan luas, tapi tidak mampu menampung semua warga. Sebagian yang tidak kebagian tempat terpaksa mengikuti kampanye dari pinggir lokasi, yang merupakan perumahan warga. “Majejejel (berdesakan) di tengah,” kata dua orang ibu-ibu yang ditanya kenapa duduk-duduk di luar lokasi.
Saat memberi sambutan, Rarahita Sukmadewi sebagai pembina politik PDIP di Desa Sading memuji Gus Bota sebagai putra terbaik Sading. Mantan anggota DPRD Bali itu dinilai tak kenal kata libur untuk berbuat bagi Sading. “Ajik Bota putra terbaik Sading. Warga solid mendukung dan memilih paslon Koster-Giri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, dan Adi-Cipta sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung,” pekik anggota Fraksi PDIP DPRD Badung itu.
Dalam deklarasi Desa Adat Sading, perwakilan warga menyatakan mendukung dan memilih Koster-Giri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2025-2030, dan Adi-Cipta sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung periode 2025 2030. Minimal dengan raihan suara 90 persen,” serunya disambut pekikan “siapppp” dari massa yang menyemut.
Ketika didaulat ke panggung, Adi Arnawa menyatakan dengan soliditas warga Sading itu dia yakin target 90 persen minimal niscaya tercapai. Dia pun siap membuktikan perhatian kepada warga setelah pemungutan suara pada 27 November nanti. Jika target tercapai, mantan Sekda Badung itu siap pasang badan demi warga Sading.
Terkait kampanye, Adi mengingatkan punya program bantuan Rp2 juta per KK saat hari raya semua agama. Selain itu layanan home care (ke rumah) atau jemput pasien bagi lansia yang sakit secara gratis. “Ini digratiskan karena di luar tanggungan BPJS. Setuju?” urainya disambut koor setuju. “Coblos nomor?” sambungnya dan dijawab “nomor 2” dengan semangat.
Aplaus kencang kembali hadir ketika giliran Gus Bota bicara. Setelah mengucapkan terima kasih atas kehadiran warga, dia bilang tidak banyak lagi menyampaikan program. Sebab, semua sudah merasakan bagaimana kepemimpinan Bupati Giri Prasta. Paslon Adi-Cipta siap melanjutkan kepemimpinan Giri Prasta. “Kalau lanjutkan coblos nomor?” tanya dia, dijawab kompak “nomor 2”.
Gus Bota mengingatkan bahwa Giri Prasta kini maju ke palagan Pilgub Bali sebagai calon Wakil Gubernur mendampingi Wayan Koster. Dia minta warga Sading turut berjuang memenangkan Koster-Giri. Pun berjanji tidak akan bergeser membela Sading jika solid mendukung Koster-Giri dan Adi-Cipta yang sama-sama nomor urut 2 dalam kontestasi itu.
“Pak Adi Arnawa 2 periode, setelah itu Gus Bota jadi Bupati. Kami sinergi dan berpihak ke masyarakat. Program hibah kami lanjutkan kembali,” lugasnya.
Untuk simulasi, Gus Bota mengajari warga cara mencoblos. “Tutup gambar sebelah kiri surat suara, kita tidak kenal itu, lalu coblos yang gambarnya ganteng di sebelah kanan,” cetusnya memeragakan sembari terkekeh dan mengacungkan 2 jari. hen























