Senyum Bahagia Krama Pura Ibu Subudi Terima Paket Sembako dari YPDSM

  • Whatsapp
PENYERAHAN bantuan sembako kepada krama Pura Ibu Subudi di Banjar Tagtag Tengah, Peguyangan, Denpasar, Sabtu (18/4/2020). Foto: alt
PENYERAHAN bantuan sembako kepada krama Pura Ibu Subudi di Banjar Tagtag Tengah, Peguyangan, Denpasar, Sabtu (18/4/2020). Foto: alt

DENPASAR – Dampak wabah Covid-19 semakin terasa, khususnya kepada masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan tetap. Tidak sedikit dari mereka yang kesulitan, bahkan hanya untuk makan pun terasa berat.

Untuk mengurangi dampak tersebut, Yayasan Pendidikan  Dharma Sunu Mandare (YPDSM) melakukan upaya khususnya kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dengan memberikan paket sembako kepada krama Pura Ibu Subudi di Banjar Tagtag Tengah, Peguyangan, Denpasar Utara, Sabtu (18/4/2020).

Bacaan Lainnya

Krama yang didominasi berusia lanjut tampak berdatangan satu per satu ke pura. Terlintas dari sinar mata dan senyum di wajah mereka mengambarkan kegembiraan. Sembako yang dibagikan yayasan berupa beras sebanyak 3,5 kwintal, mie 35 dus, dan minyak goreng. Sembako tersebut diperuntukkan bagi 35 krama pura ini. Sedangkan untuk masker gratis, masing-masing krama diberikan dua buah masker.

Suksema (terima kasih-red) Pak De,” ujar salah satu krama kepada Pembina Yayasan Pendidikan Dharma Sunu Mandare, Dr. Made Suarta, yang saat itu didampingi anak dan juga isterinya. “Kangeang sekadarnya. Mudah-mudahan bisa membantu,” ujar Suarta menimpali.

Baca juga :  Puluhan Pelamar CPNS di Bangli Tak Lolos Seleksi Administrasi

Suarta yang juga Rektor IKIP PGRI Bali ini menuturkan bahwa dari segi harga, bantuan ini tidaklah seberapa. Namun, ini adalah bentuk kepedulian yang didasari rasa tulus ikhlas dari yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan juga koperasi.

Suarta mengatakan, di tengah pandemi ini, warga menerapkan pembatasan sosial dan fisik. Mereka tidak boleh bekerja dan tinggal di rumah untuk memutus penyebaran Covid-19, sehingga secara otomatis perekonomian mereka turun. “Masing-masing krama mendapatakan sembako berupa 10 kg beras, satu bungkus minyak goreng, satu dus mie instan, dan dua buah masker. Karena asumsi kami, masker ini untuk pasangan suami-isteri sebagai upaya mendukung gerakan masker untuk semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengurus Pura Ibu yang juga Kelihan Banjar Tagtag Tengah, Wayan Uri Wijaya, menyampaikan terima kasih atas bantuan dari pihak yayasan tersebut.  Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan warganya. Karena sembako inilah yang bisa membuat mereka mampu bertahan selama satu bulan ke depan. Paling tidak, kata dia, warga bisa lebih tenang dengan adanya bantuan sembako ini.

Dalam penyerahan sembako ini, juga diisi dengan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran Covid-19.  Pihak yayasan menggandeng dokter umum untuk menjelaskan kepada warga, terkait langkah-langkah dalam upaya pencegahan penyebaran virus ini.

“Saya harap warga mengikuti arahan pemerintah, terutama pembatasan sosial dan fisik dengan jarak minimal satu meter. Karena penyebaran virus ini melalui droplex yang keluar saat orang yang positif batuk atau bersin yang kemudian mengenai orang lain, dan masuk melalui selaput lendir mata, mulut, serta hidung. Untuk itu perlu menggunakan kaca mata dan masker,” jelas dr. Made Rendra Wisnu Rahasbistara yang juga merupakan anak dari Made Suarta ini.

Baca juga :  Erick Thohir Serahkan Bantuan Program Sosial BI di Gianyar

Ditambahkannya, warga juga diharapkan menerapkan PHBS. Yakni rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, mengkomsumsi makanan bergizi, rajin berolahraga dan juga menggunakan masker agar terhindar dari virus Corona. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.