Senator Australia Bicara Ngawur tentang Bali, Cok Ace Tegaskan Tak Ada Sapi Diliarkan

WAGUB Bali Cok Ace saat mengikuti RDP bersama BLUD Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tahun 2021 secara virtual di ruang kerjanya, Rabu (20/1/2021). Foto: ist
WAGUB Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). foto: dok

DENPASAR – Di tengah meningkatkannya kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata, secara mengejutkan senator Australia menyebutkan bahwa banyak sapi berkeliaran di Bali. Pernyataan senator dari Negeri Kanguru, Pauline Hanson itu jelas ngawur karena tidak sesuai kenyataan.

Ucapan menyakitkan itupun ditanggapi oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). Menurut dia, pernyataan senator itu terlalu berlebihan.

Read More

‘’Memang kelihatannya terlalu tendensius dan berlebihan dibilang sapi berkeliaran. Kita lihat sendiri, orang Australia lihat sendiri, kan tidak ada (sapi berkeliaran-red),’’ lugas Cok Ace di Denpasar, Senin (8/8/2022).

Cok Ace yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali menegaskan, peternak di Bali memelihara sapi dengan cara tidak diliarkan. Kata dia, sapi yang ada pada umumnya dikandangkan, karena kotorannya akan diolah untuk menjadi pupuk dan lain sebagainya.

‘’Apa yang disampaikan tidak tepat, dan tidak ada seperti itu di Bali. Itu kan senator dan tidak semua yang berbicara sependapat seperti itu. Bahkan wisatawan yang kita harapkan untuk melihat langsung dan tanggapannya berbeda mereka mengatakan Bali tidak seperti itu,’’ paparnya.

Selain itu, senator tersebut juga meminta agar penerbangan di Bali ditutup sementara karena penyakit mulut dan kuku (PMK), sehingga hal tersebut ditegaskan tidak bisa semena-mena.

‘’Tidak ada, tidak bisa seperti itu. Keputusan tidak bisa dibuat seperti itu sejak dulu ada travel band, travel warning ke Bali ternyata tidak berpengaruh juga. Wisatawan terus datang ke Bali, mudah-mudahan tidak berpengaruh,’’ terangnya.

Cok Ace menilai, teguran dari Kemenparekraf Sandiaga Uno sudah cukup untuk Senator Australia tersebut. Ia juga telah berkomunikasi dengan beberapa media asing terkait hal itu. ‘’Intinya janganlah seperti fitnah begitu. Tidak elok kepada tetangga seperti itu,’’ pungkasnya. alt

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.