Semifinal Liga 3 Bali: Perseden vs Tunas Muda, Reuni ”Gelora Dewata” di Stadion Dipta

WAYAN Sukadana (kanan) dan Made Suwartama. foto: dok

BAGI maniak sepakbola di Bali, tentu tidak asing lagi dengan dua nama ini. Saat menjadi pemain, keduanya adalah pemain besar di zamannya era 80 dan 90-an. Keduanya punya andil menjadikan skuat Gelora Dewata Bali sebagai tim yang disegani dalam kompetisi kasta tertinggi di Indonesia yakni Divisi Utama (kini Liga 1 Indonesia).

Dia adalah Wayan Sukadana dan Made Suwartama yang lebih kental dengan panggilan Kadek Suwartama. Keduanya kini akan bereuni, tetapi bukan lagi sebagai pemain. Kadek Suwartama memimpin Tunas Muda sebagai head coach (pelatih kepala), sementara Wayan Sukadana memimpin skuat Perseden Denpasar, juga sebagai pelatih kepala.

Read More

Lantas siapa yang lebih lihai dalam kapasitasnya sebagai pelatih? Jawabnya akan ditentukan pada laga semifinal pertama Liga 3 Rayon Bali 2021, di Stadion Dipta, Kabupaten Gianyar, Selasa (14/12/2021) sore pukul 15.00 Wita.

Saat dihubungi posmerdeka.com, Senin (13/12/2021), kedua pelatih ini sama-sama berambisi membawa timnya ke final, bahkan juara. Tetapi keduanya tak mau membeber soal taktik dan strategi yang akan diterapkan. Maklumlah, hal itu lumrah bagi pelatih manapun, karena takut diketahui lawan.

Seperti yang dikatakan Sukadana, dirinya bersama asistennya Komang Mariawan berusaha mempersiapkan kondisi pemainnya sebaik mungkin sampai hari H. ”Karena ini kompetisi panjang, yang utama adalah kondisi pemain agar selalu bugar. Syukurlah, semua pemain dalam kondiri fit dan siap melakoni laga semifinal nanti,” ucapnya.

Perseden juga bisa menurunkan formasi terbaiknya, karena menurut Sukadana, tidak ada satu pun pemain yang harus diistirahatkan karena akumulasi kartu kuning maupun kartu merah. Hal ini juga diantisipasi jauh-jauh hari, sampai dirinya menurunkan banyak pemain pelapis saat menghadapi PS Gianyar pada fase grup 8 besar.

”Hanya satu yang saya minta, saya berharap Asprov PSSI Bali menugaskan wasit yang memimpin pertandingan di semifinal benar-benar siap. Karena wasit yang kualitasnya di bawah standar, akan merugikan tim-tim yang bertanding, bukan saja Perseden tetapi juga bagi Tunas Muda,” harap Sukadana.

Di sisi lain, Manajer Perseden AA. Alit Made Wiartha berharap para pemainnya tampil semangat dan fokus, karena Tunas Muda merupakan tim kuat dan solid. ”Saya sudah kasi pengarahan, agar para pemain semangat dan kerja keras menjalani laga semifinal ini,” harapnya.

Sementara, Kadek Suwartana mengaku dua pemain pilarnya tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning dan merah. Tetapi hal itu menurutnya tidak menjadi masalah, karena pemain pelapisnya punya kemampuan yang sama.

Selain itu, tambahnya, selalu ada evaluasi setiap menyelesaikan pertandingan sekaligus pembenahan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. ”Siapa pun lawan kita, tim khususnya para pemain selalu komitmen memberi permainan terbaiknya dengan semangat dan disiplin untuk meraih hasil terbaik,” kata Kadek Suwartama. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.