Liga 3 Bali: PS Jembrana vs East Bali, Dua Tim Kejutan Berebut Tiket Final

  • Whatsapp
STARTING Eleven PS Jembrana sebelum bertanding melawan Tunas Muda yang berakhir imbang 1-1, pada match day ketiga Grup B babak 8 besar Liga Liga 3 Rayon Bali 2021, di Stadion Debes, Kabupaten Tabanan, Sabtu (11/12/2021). foto: dok

DENPASAR – Semifinalis kedua Liga 3 Rayon Bali 2021, mempertemukan dua tim kejutan yakni PS Jembrana dan East Bali FC Karangasem yang akan berebut tiket final, di Stadion Dipta, Kabupaten Gianyar, Selasa (14/12/2021) malam pukul 19.00 Wita.

Duel bertajuk ”Bali Barat dan Bali Timur” ini diprediksi bakal berlangsung alot dan ketat, terlebih kedua kubu juga sama-sama optimistis melanjutkan kejutan demi kejutan yang telah mereka lalui sejak babak penyisihan 16 besar hingga 8 besar.

Bacaan Lainnya

Kehadiran PS Jembrana, bak membangunkan macan tidur. Pasalnya, tim yang baru bangkit dan baru pertama kali ikut Liga 3, langsung menerkam lawan-lawannya yang lebih diunggulkan seperti Persekeba Bali FC (Badung) dan Sahadewa Galapagos United (Gianyar).

”Bagi kami, lolos ke-8 besar saja sudah melebihi target, karena PS Jembrana ikut sebagai tim penggembira, apalagi di penyisihan 16 besar, kami satu grup dengan dua kekuatan sepakbola Bali (Perseden Denpasar dan Persekaba),” kata Ketua Umum Askab PSSI Jembrana, Ketut Tulis.

”Sekarang kami sudah sampai di semifinal dan tentunya kami juga tetap bertekad hingga partai final,” lanjut Ketut Tulis seraya berharap para pemain PS Jembrana tampil lepas, tetap bersemangat, fokus dan kerja keras sepanjang laga saat menghadapi East Bali.

Baca juga :  Bali United Sebut Piala Wali Kota Solo Ajang Pemanasan Piala AFC dan Liga 1

Pelatih Kepala PS Jembrana, Abdul Karim menambahkan, seluruh pemainnya sudah sangat siap dan bertekad memberi kejutan lagi untuk mencapai final. ”Secara umum kami siap menghadapi East Bali,” tukasnya.

Soal taktik dan strategi? ”Pastinya kami sudah menyiapkan dengan baik dan tinggal diterapkan para pemain di lapangan. Kami juga sudah tahu beberapa kelebihan pemain lawan (East Bali), karena saya sendiri pernah menangani,” pungkas Karim, diamini Darma Putra selaku asisten pelatih.

Di sisi lain, publik sepakbola Karangasem harus berterimakasih kepada sosok Gede Pasek Suardika, karena berkat ”campur tangan” politisi vokal yang akrab disapa GPS, terutama dari segi finansialnya yang menyokong lahirnya East Bali FC.

Sebagai klub pendatang baru, East Bali menjelma menjadi kekuatan menakutkan dalam kancah sepakbola Bali. ”Hasil ini (semifinal) benar-benar kejutan, sudah sangat melebihi target. Sukses ini karena teman-teman bisa mengelola tim ini dengan bagus,” ujar GPS yang memang dikenal gibol.

Sayangnya, GPS mengaku tidak bisa menyaksikan langsung laga East Bali vs PS Jembrana karena saat ini dirinya ada di Jawa Timur mengikuti serangkaian Hari Nusantara. ”Sayang, saya nggak bisa lihat langsung. Tapi saya tetap suport perjuangan tim, semoga masih bisa buat kejutan lagi,” pungkas Ketua Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) ini. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.