Seluruh Fraksi Setujui Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun 2021

  • Whatsapp
PENUTUPAN sidang paripurna ke-17 masa persidangan II DPRD Kota Denpasar di Gedung DPRD setempat, Selasa (24/8/2021). Foto: ist
PENUTUPAN sidang paripurna ke-17 masa persidangan II DPRD Kota Denpasar di Gedung DPRD setempat, Selasa (24/8/2021). Foto: ist

DENPASAR – Penutupan sidang paripurna ke-17 masa persidangan II DPRD Kota Denpasar digelar pada Selasa (24/8/2021). Sidang mengagendakan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021. Dalam sidang tersebut, seluruh fraksi menyetujui penetapan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021.

Sidang paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, bersama Wakil Ketua, I Wayan Mariyana Wandhira, I Made Mulyawan Arya, dan AA Ketut Asmara Putra. Hadir Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara; Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa; Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, serta OPD terkait secara daring dan luring.

Bacaan Lainnya

Penyampaian pemandangan umum fraksi diawali oleh Fraksi Partai Golkar yang dibacakan I Wayan Suwirya. Fraksi Golkar menyatakan pada prinsipnya menyepakati dan menyetujui perubahan KUA dan PPAS. Namun, Pemkot Denpasar diharapkan dapat mengoptimalkan potensi yang telah ada dan menggali potensi baru serta memaksimalkan pemanfaatan teknologi.

Selanjutnya Fraksi Nasdem-PSI dalam pemandangan umumnya yang dibacakan Emiliana Sri Wahjuni mengatakan, menyetujui penetapan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021. Kemudian diharapkan Pemkot dalam merealisasikan program dan kegiatan secara efektif dan efisien serta berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Baca juga :  Libur Isra Miraj dan Nyepi, Kedatangan Penumpang Domestik di Ngurah Rai Meningkat

Fraksi Partai Gerindra dalam pemandangan umum fraksi yang dibacakan I Ketut Budiarta juga menyepakati dan menyetujui penetapan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021. Diharapkan penetapam ini agar benar-benar dijadikan pedoman dalam penyusunan rancangan APBD Perubahan nantinya. Gerindra memberikan apreasiasi kepada Pemkot Denpasar atas kenaikan Belanja Tidak Terduga sebagai bentuk antisipasi keadaan darurat termasuk keperluan mendesak akibat pandemi Covid-19 atau bencana lainnya yang tidak bisa diprediksi.

Fraksi PDI Perjuangan lewat juru bicaranya I Gede Westra, mengapresiasi dan mendukung program Pemkot Denpasar dalam Anggaran Perubahan ini yang akan membangun dan menyelesaikan 10 TPS3R tersebar di beberapa desa/kelurahan dengan memanfaatkan lahan Pemprov Bali. Hal ini merupakan  implementasi Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, juga ditindak lanjuti dengan Perwali No. 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik dan Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Sebagai pembicara terakhir, pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan I Made Sukarmana menjelaskan, tantangan pemulihan perekonomian akibat gempuran Covid-19 sehingga sangat dibutuhkan strategi dan kebijakan Pemkot Denpasar berupa stimulus perekonomian terhadap masyarakat, khususnya pemberdayaan dan perlindungan sektor usaha. Fraksi ini juga menyampaikan apresiasi yang tinggi untuk sumber-sumber pendapatan daerah yang sudah meningkat.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar dalam sambutanya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada DPRD atas kesungguhan dan kerja samanya sehingga Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021 disepakati untuk dapat disetujui oleh seluruh fraksi untuk menjadi pedoman dalam penyusunan Perubahan APBD TA 2021. “Mengingat dalam pendapat akhir fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan, baik berupa usul atau saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan dikaji serta ditindaklanjuti sesuai dengan urgensi dan manfaatnya serta akan dijadikan bahan acuan dalam rangka penyusunan program kerja berikutnya,” ujar Jaya Negara.

Baca juga :  Kaum Milenial Menangi Lomba Pidato Mirip Bung Karno di Mataram

Adapun Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 yakni Pendapatan Daerah Kota Denpasar setelah perubahan dirancang Rp1,85 triliun lebih, sedangkan Belanja Daerah dirancang Rp2,16 triliun lebih atau bertambah sebesar Rp202,41 miliar lebih. Defisit sebesar Rp312,80 miliar lebih akan ditutupi dari Pembiayaan Daerah yang bersumber dari Silpa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp312,80 miliar lebih. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.