Seluruh Fraksi Setujui Penetapan Ranperda RTRW Kota Denpasar 2021-2041

  • Whatsapp
WALI Kota Jaya Negara (kiri) saat mengikuti Sidang Paripurna ke-23 Masa Persidangan III dengan agenda Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (15/11/2021). foto: ist

DENPASAR – Seluruh Fraksi DPRD Denpasar menyetujui penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Denpasar Tahun 2021-2041. Pengambilan keputusan ini dilaksanakan pada Sidang Paripurna ke-23 Masa Persidangan III dengan agenda Pemandangan Umum dan pendapat akhir fraksi, di Gedung DPRDDenpasar, Senin (15/11/2021).

Sidang Paripura yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Sidang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, I Made Mulyawan Arya dan AA Ketut Asmara Putra, Sekda Denpasar, IB Alit Wiradana, Forkopimda Kota Denpasar, OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta Anggota DPRD Kota Denpasar yang hadir secara daring dan luring.

Bacaan Lainnya

Pemandangan umum (PU) Fraksi Partai Demokrat melalui juru bicaranya, I Made Sukarmana mengatakan, pada prinsipnya Fraksi Partai Demokrat dapat menerima dan menyetujui penetapan Ranperda RTRW Denpasar Tahun 2021-2041.

Hal ini karena bertujuan mewujudkan ruang wilayah yang memenuhi kebutuhan pembangunan dengan senantiasa berwawasan lingkungan, efisiensi dalam alokasi investasi bersinergi dan dapat dijadikan acuan dalam program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal senada disampaikan Agus Wirajaya mewakili Fraksi Partai Nasdem-PSI, yang juga menyetujui Penetapan Ranperda RTRW 2021-2041. Fraksi Nasdem-PSl menekankan agar Perda tentang RTRW betul-betul menjadi ‘Buku Suci’ atau pedoman utama dalam melaksanakan penataan kota. Jadi sejak awal harus konsisten dan konsekwen serta berani dengan tegas melakukan penertiban sesuai tertuang pada Perda RTRW.

Baca juga :  Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Gianyar Dilantik

Fraksi Partai Golkar dalam pemandangan umumnya yang dibacakan I Wayan Suwirya mengatakan, intinya menyetujui Ranperda RTRW ini disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pihaknya mengatakan, tidak menutup kemungkinan perda RTRW ini direvisi sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan.

Kemudian Fraksi Partai PDIP Perjuangan yang dibacakan I Nyoman Gede Sumara Putra, juga menerima dan menyetujui penetapan Ranperda dimaksud. Namun demikian, Fraksi PDI Perjuangan menyarankan hendaknya setelah ditetapkan menjadi Perda, segera dibentuk Peraturan Walikota Rencana Detail Tata Ruang ( RDTR ) yang mengatur secara teknis dan lebih detail mengenai Penataan Ruang di Kota Denpasar.

Terakhir, Fraksi Partai Gerindra yang dibacakan I Ketut Sudana juga menyampaikan hal yang sama. Dimana, pada prinsipnya dapat menerima dan menyetujui penetapan Ranperda RTRW 2021-2041. Pihaknya berharap, terbitnya Rancangan Peraturan Daerah Kota Denpasar Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Wilayah Kota Denpasar Tahun 20212041 diharapkan OPD dapat mensosialisasikan dengan baik kepada masyarakat luas.

Dalam sambutanya, Wali Kota Jaya Negara memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Denpasar atas kesungguhan dan kerjasamanya sehingga Ranperda RTRW Kota Denpasar Tahun 2021-2041 dapat disahkan dan ditetapkan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.

Jaya Negara yakin keputusan yang menjadi kesepakatan ini tentunya sudah didahului dengan proses dan tahapan-tahapan pembahasan. Kebersamaan ini, menurutnya perlu secara terus menerus dikembangkan karena disadari bahwa dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintah dan pembangunan di masa yang akan datang jauh lebih berat.

Baca juga :  Klungkung Matangkan Aplikasi PeduliLindungi

”Mengingat dalam pendapat akhir fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan baik berupa usul atau saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan dikaji serta ditindaklanjuti sesuai dengan urgensi dan manfaatnya serta akan dijadikan bahan acuan dalam rangka penyusunan program kerja berikutnya,” ujar Jaya Negara.

Untuk diketahui, secara umum, penyesuaian substansi dalam penyusunan Ranperda RTRW Kota Denpasar tahun 2021 -2041 memiliki tujuan utama. Pertama; guna merumuskan tujuan, kebijakan dan strategi penataan ruang yang mempertimbangkan dinamika pembangunan dan kondisi lingkungan strategis.

Kedua; menyempurnakan struktur ruang wilayah Kota Denpasar. Ketiga; menyempurnakan rencana pola ruang berikut dengan ketentuan umum zonasinya. Keempat; guna mengkaji kawasan yang memiliki pengaruh ekonomi dan sosial budaya dan lingkungan hidup dan memiliki potensi sumberdaya alam serta pertahanan dan keamanan untuk ditetapkan sebagai kawasan strategis Kota Denpasar.

Kelima; menyempurnakan arahan pelaksanaan pemanfaatan ruang yang berupa indikasi program RTRW Kota Denpasar. Keenam, menyempurnakan hal-hal lain yang terkait dengan ketentuan operasional RTRW Kota Denpasar. Dan yang terakhir (keenam); mengintegrasikan kebijakan nasional, provinsi dan dinamika internal di Kota Denpasar dalam konsep penataan ruang Kota Denpasar. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.