POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Membiasakan siswa mengawali aktivitas dengan sarapan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Inilah yang dilakukan SMPN 1 Sukawati melalui program Selasa Sarapan Bersama (Serama).
Setiap Selasa pagi, seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, pegawai hingga siswa, sarapan bersama di halaman sekolah dan ruang kelas. Program ini menjadi salah satu upaya sekolah membangun kebiasaan sarapan sebelum mengikuti proses pembelajaran.
Kepala SMPN 1 Sukawati, Ni Ketut Sugihantari, Selasa (15/9/2026), mengatakan, Serama digagas bukan sekadar untuk mengajak siswa makan sebelum belajar. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga kesehatan siswa, dan mengurangi timbulan sampah plastik dari makanan kemasan. “Kami mengajak seluruh warga sekolah untuk membiasakan sarapan sebelum mengikuti aktivitas sekolah,” ujarnya.
Menurut Sugihantari, kebiasaan membawa bekal juga diharap tidak hanya dilakukan setiap Selasa. Seluruh siswa dianjurkan membawa makanan dari rumah setiap hari.
Program Serama tersebut telah berjalan sejak Sugihantari menjadi Kepala SMPN 1 Sukawati pada 2022. Program tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan harian sekolah yang diberi nama sesuai dengan aktivitasnya. “Setiap hari ada program sekolah,” ungkapnya.
Setiap Senin, ada Sekar (Senin Berkarakter). Rabu dan Kamis digelar Gelisa (Gerakan Literasi Suspensa), sedangkan Jumat dan Sabtu diisi Bergema (Bergerak Bersama). Pada program Sekar, guru memberikan pendidikan karakter kepada siswa. Sugihantari bahkan turun langsung ke kelas setelah pelaksanaan Puja Trisandya maupun upacara bendera.
“Kalau ada guru belum hadir, saya pasti masuk kelas memberikan pendidikan karakter sesuai Kurikulum Merdeka untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila,” kisahnya.
Sementara melalui Gelisa, sekolah berupaya meningkatkan minat baca sekaligus kemampuan literasi siswa. Siswa yang membaca buku diminta membuat ringkasan. Sedangkan siswa yang tidak membaca buku dapat menuangkan gagasannya melalui karya tulis, seperti puisi maupun cerpen.
Karya-karya tersebut kemudian dilombakan setiap kegiatan tengah semester. Sekolah juga berencana mengumpulkan karya siswa untuk diterbitkan menjadi buku.
“Kami cari juara I sampai harapan II per tingkat. Rencananya hasil karya anak-anak juga kami buatkan buku literasi bekerja sama dengan penerbit. Supaya anak-anak sungguh-sungguh, tidak sekadar membaca,” jelasnya.
Sedangkan Jumat dan Sabtu menjadi momentum bergerak bersama melalui kegiatan olahraga. Senam Pancasila dan Senam Maumere menjadi aktivitas yang cukup sering dilakukan.
Tak hanya membangun karakter, kesehatan dan literasi, SMPN 1 Sukawati juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Hasilnya, sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.
Di antaranya Ni Kadek Tarysha Anandhica Putri dari kelas IX F yang meraih juara II Lomba Selam Porjar Provinsi 2026. Kemudian I Wayan Karang Udayana Ananda Kesumareka kelas VII C meraih juara III Lomba Selam Porjar Provinsi 2026.
Prestasi juga diperoleh Ni Made Nadya Safira kelas IX D. Ia meraih juara I Lomba Renang Porjar Provinsi 2024/2025, juara I renang O2SN gaya bebas, serta medali emas PON XXI Aceh-Sumut.
Selain itu, I Nyoman Aditya Agus Putra meraih juara I Porjar Kabupaten, I Wayan Werdanatha Araya Saputra juara II, Ni Kadek Intan Gunari Dewi kelas VII B juara I Porjar Kabupaten 2025/2026, serta I Made Schya Agus Putra juara I Porjar Kabupaten 2025/2026. adi
























