POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kebakaran disertai ledakan kembang api menghanguskan dua bangunan di Jalan Siulan Gang Nusa Indah, Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Selasa (15/9/2026) sore. Kebakaran tersebut diduga dipicu kembang api yang tiba-tiba meledak saat dirakit.
Peristiwa tersebut memicu rentetan ledakan keras yang membuat warga sekitar panik. Berdasarkan informasi, kebakaran diduga bermula saat karyawan sedang merakit kembang api untuk kebutuhan suatu acara. Tiba-tiba muncul percikan api yang menyambar tumpukan kembang api lainnya, memicu ledakan beruntun, dan membuat api dengan cepat membesar.
Kobaran api yang kian tak terkendali kemudian merembet ke bangunan bengkel yang berada tepat di depan gudang tersebut. Akibatnya, sedikitnya 10 unit sepeda motor yang sedang terparkir hangus terbakar karena tak sempat diselamatkan. Pemilik bengkel, Gede Satria, dilaporkan mengalami syok berat atas insiden tersebut.
Sementara itu, pemilik kontrakan yang terbakar, M. Ali (53), mengungkapkan bangunan miliknya bukanlah tempat produksi kembang api. Melainkan rumah kontrakan sekaligus tempat menyimpan peralatan jasa dekorasi. “Jadi kami beli (kembang api), kami rakit untuk show. Ini kan bukan gudang, jadi ini rumah kontrakan. Kami rakit, baru kami bawa (kembang api),” ungkap Ali.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Denpasar bersama BPBD langsung diterjunkan ke lokasi. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit armada BPBD Kota Denpasar dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Kadis Damkar Kota Denpasar, I Made Tirana, menyesalkan adanya aktivitas perakitan bahan berbahaya di permukiman padat yang beroperasi tanpa sepengetahuan warga. Ia meminta aparat desa setempat untuk meningkatkan pengawasan terhadap usaha berisiko tinggi di wilayahnya.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan membutuhkan kehati-hatian ekstra lantaran letupan kembang api masih terus terdengar dari dalam bangunan. Meski menimbulkan kerugian material yang cukup besar, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Tercatat, ada dua korban yang mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut, yakni I Made Gede (35) yang dirujuk ke Rumah Sakit Dharma Yadnya dan Tina Kustina (22) yang mengalami luka bakar ringan. Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. tra
























