Sekolah Gagal ANBK Gelombang 1, Bisa Ajukan Penjadwalan Ulang

  • Whatsapp
PELAKSANAAN ANBK di SMPN 2 Denpasar. Lagi-lagi karena sistem error sekolah ini gagal melaksanakan ANBK hari kedua, Selasa (5/10/2021). Foto: tra
PELAKSANAAN ANBK di SMPN 2 Denpasar. Lagi-lagi karena sistem error sekolah ini gagal melaksanakan ANBK hari kedua, Selasa (5/10/2021). Foto: tra

DENPASAR – Kejadian sistem error pada hari pertama Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SMP di Denpasar, Senin (4/10/2021) di sejumlah sekolah, kembali terjadi pada pelaksanaan ANBK hari kedua, Selasa (5/10/2021). Rerata permasalahan sistem error ANBK gelombang 1 ini terjadi pada sekolah yang menyelenggarakan ANBK secara daring.

Pantauan di beberapa sekolah, permasalahan terjadi hampir di tiap sesi ANBK, terkait aplikasi exambrowser client yang keluar secara otomatis atau mengalami error 404. Sementara sekolah yang menyelenggarakan ANBK semi daring berjalan lancar.

Bacaan Lainnya

‘’Baru beberapa menit siswa mengikuti ANBK sistem sudah error lagi,’’ ujar Plt. Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati.

Sementara pelaksanaan ANBK di SMP Sapta Andika Denpasar dilaporkan secara keseluruhan berjalan lancar tetapi ada sedikit gangguan seperti sering reset peserta. Ini dikarenakan traffic jalur ke server pusat sangat padat.

‘’Kita di SMP Sapta Andika menggunakan perangkat yang dikatakan lumayan bagus mulai kabel jaringan, switch hub yang setiap port 1GB, akses poin dan jaringan internet kita menggunakan cyber akses 50 Mb. Di SMP sapta andika Denpasar menggunakan metode full online dan dibagi 3 sesi dengan setiap sesinya 15 anak,’’ ujar Gede Eka Nuryada dari SMP Sapta Andika.  

Baca juga :  Ketut Lendri Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Bupati Klungkung

Di kesempatan terpisah, Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, yang dikonfirmasi terkait permasalahan sistem error sehingga sekolah gagal melaksanakan ANBK, menyampaikan, sekolah yang gagal melaksanakan ANBK pada gelombang pertama dapat mengikuti ANBK pada gelombang kedua pada 6 Oktober 2021 atau penjadwalan ulang pada 11-14 Oktober 2021. Melalui surat Nomor 420/3411/Disdikpora/2021 disampaikan, mekanisme penjadwalan ulang dapat dilihat pada laman ANBK menu jadwal ulang. Sementara pengawas ruangan ANBK tidak ada pengawas silang.

‘’Jika tidak melaksanakan pengulangan maka konsekuensinya adalah nilai yang diproses adalah sesuai dengan data yang ada,’’ tulis surat itu.

Seperti diwartakan sebelumnya, ANBK jenjang SMP mulai digelar 4-7 Oktober 2021 terbagi dalam dua gelombang, yakni gelombang 1 (4-5 Oktober 2021) dan gelombang 2 (6-7 Oktober 2021). Siswa yang melaksanakan ANBK dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek dan diutamakan untuk kelas VIII.

Pada pelaksanaan ANBK, siswa harus mengerjakan soal numerasi dan literasi. Hasil dari asesmen ini adalah sebagai potret mutu sekolah. Selain asesmen ini, juga diukur terkait dengan survei karakter dan lingkungan proses pembelajaran. Tak hanya siswa, guru dan kepala sekolah juga akan dilakukan survei. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.