Sekolah di Denpasar Mulai Terapkan PTM Terbatas

  • Whatsapp
PLT Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Olahraga Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, saat memantau pelaksanaan PTM Terbatas di SMP PGRI 3 Denpasar. Foto: tra
PLT Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Olahraga Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, saat memantau pelaksanaan PTM Terbatas di SMP PGRI 3 Denpasar. Foto: tra

DENPASAR – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas resmi dilaksanakan di Kota Denpasar mulai Jumat (1/10/2021). Beberapa sekolah sudah melakukan pembelajaran di sekolah dengan menerapkan mekanisme pembatasan.

Seperti yang terlihat di SDN 18 Pemecutan dan SMP PGRI 3 Denpasar. Sejumlah siswa sudah terlihat masuk sekolah. Siswa pun terlihat gembira memasuki sekolah, dan senang belajar di ruangan kelas.

Bacaan Lainnya

Penerapan PTM Terbatas Pemkot Denpasar dilaksanakan sesuai Peraturan Wali Kota Nomor 29 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Pelajaran 2021/2022 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2021. PTM Terbatas dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilaksanakan dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat secara bertahap di satuan pendidikan yang sudah siap dan memenuhi persyaratan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, mengatakan, bahwa satuan pendidikan yang melaksanakan PTM Terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen, dan 50 persen PJJ atau daring. Hal ini kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMALB dan MALB yang maksinal 62 persen sampai 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 m dan maksimal 5 peserta didik per kelas, PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 m dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Baca juga :  20 Ribu Benih Ikan Ditebar di Danau Buyan dan Tamblingan

Eddy Mulya menambahkan, PTM Terbatas tetap mengedepankan prinsip kebijakan pendidikan di masa pendemi Covid-19. Yakni kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat merupakan prioritas utama. Selain itu, tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi perimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan.

Secara tenis, PTM Terbatas di Kota Denpasar dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut. Untuk satuan PAUD/TK dilaksanakan menyesuaikan, untuk satuan pendidikan SD/sederajat, yakni Senin dan Kamis untuk kelas 1 dan 4, Selasa dan Jumat untuk kelas 2 dan 5, serta Rabu dan Sabtu untuk kelas 3 dan 6.

Selanjutnya untuk satuan pendidikan SMP/MTs/sederajat yakni satu minggu pertama untuk kelas 7, satu minggu kedua untuk kelas 8, dan satu minggu ketiga untuk kelas 9. Sedangkan untuk satuan pendidikan SMA/SMK/sederajat dan LKP dirancang menyesuaikan.

Pihaknya berharap, seluruh satuan pendidikan agar selalu berkoordinasi dengan petugas fasilitas kesehatan/puskesmas dan Tim Satgas Covid-19 Desa/Kelurahan untuk mengawal pelaksanaan protokol kesehatan selama pelaksanaan PTM Terbatas. Hal ini juga termasuk komite sekolah sebagai perwakilan orang tua/wali murid dalam pelaksanaannya.

‘’Sekolah juga melengkapi daftar periksa protocol kesehatan, mulai dari check point protokol kesehatan, physical distancing, kesiapan masker, hand sanitizer dan melakukan penyemprotan desinfektan sebelum dan sesudah pelaksanaan PTM Terbatas dilaksanakan, termasuk mengakses aplikasi PeduliLindungi,’’ jelasnya.

Di sisi lain, Eddy Mulya mengapresiasi pelaksanaan PTM Terbatas di SMP PGRI 3 Denpasar. Selain melaksanakan PTM Terbatas dengan prokes ketat, bersamaan juga dilaksanaan PTM secara hybrid. Siswa yang tidak dapat mengikuti PTM Terbatas karena sakit atau belum diizinkan oleh orang tuanya diakomodir mengikuti pembelajaran secara daring via zoom meeting.

“Pola ini sesungguhnya adalah bagian dari upaya meningkatkan aspek psikososial anak, kesan tidak bertemu teman selama ini bisa terobati dan saya apresiasi pelaksanaan PTM hari ini di Kota Denpasar,” pungkas Eddy Mulya. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.