Sejumlah Desa di Kintamani Berhasil Lestarikan Lahan Sawah

KEPALA Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Kecamatan Kintamani daerahnya memang kebanyakan tanah kering, tapi ada beberapa desa yang bisa sukses mencetak sawah. Untuk menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Bangli, sejumlah desa di Kecamatan Kintamani hingga kini tetap eksis untuk ditanami padi sawah. Hasilnya juga tergolong cukup bagus, tidak kalah dengan tanaman di daerah bawah.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, Selasa (3/12/2024) mengakui hal tersebut. Dalam membantu ketahanan pangan di Kabupaten Bangli, dia berujar sejumlah desa di Kintamani sukses mencetak lahan sawah. “Sawah tersebut telah dicetak beberapa tahun lalu, dan hingga kini masih lestari,” beber birokrat asal Desa Tembuku itu.

Read More

Desa yang sukses mencetak sawah tersebut, jelasnya, yakni Desa Langgahan, Bunutin, Bayung Ceri, dan Desa Mengani. Khusus untuk Desa Mengani, tahun ini tengah memasuki persiapan lahan untuk musim tanam bulan Desember. “Petani baru saja habis panen,” katanya.

Disinggung produksi, kata dia, tergolong cukup bagus. Lahan sawah di Desa Mengani bisa menghasilkan produksi 5,12 ton per hektar. Sementara lahan yang saat ini ditanami padi oleh petani di Mengani hanya 10,2 hektar, dengan total produksi mencapai 52,24 ton. “Sebagian lahan sawah petani di Mengani pada musim panen tahun ini ditanami kubis dan bunga gumitir,” paparnya.

Hasil pantauan di Desa Bunutin, tanaman padi petani setempat kini tengah berbuah. Hingga beberapa bulan ke depan diperkirakan sudah siap panen. Tanaman padi di Desa Bunutin tergolong sangat bagus, dan bulir padinya cukup lebat. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.