Sederhana dalam Suasana Pandemi Puncak Karya Padudusan Alit di Pura Kebo Edan

  • Whatsapp
PROSESI Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Resi Gana, Walik Sumpah lan Padudusan Alit di Pura Kebo Edan Pejeng, Gianyar, Bali, Sabtu (5/12/2020). foto: ist

GIANYAR – Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Resi Gana, Walik Sumpah lan Padudusan Alit di Pura Kebo Edan Pejeng, Gianyar, Bali, dilaksanakan pada Saniscara Kliwon Uye, Sabtu (5/12/2020).

Upacara ini dipuput Yajamana Karya Ida Pedanda Wayahan Bun, Griya Sanur Pejeng dan Ida Pedanda Buda Griya Gunung Sari, Peliatan, Ubud. Seluruh rangkaian upacara ini berlangsung tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Bacaan Lainnya

Suasana Karya Padudusan Alit di Pura Kebo Edan ini terasa sedikit berbeda dengan karya sejenis yang pernah dilangsungkan di sejumlah pura di Pejeng. Semua tahapan upacara berlangsung sederhana, namun tidak mengurangi makna dari karya padudusan ini.

Para pengayah maupun pemedek diatur secara bergiliran guna mengurangi kerumanan warga. Semua itu untuk kelancaran upacara serta yang tidak kalah pentingnya, mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Pantauan di lokasi, pemedek mesti melewati pos kesehatan yang berada persis di depan pemedal (gerbang) sebelah selatan pura. Di sana tampak dokter dibantu tenaga kesehatan yang tidak henti-hentinya mengingatkan warga agar mengenakan masker dengan benar, menjaga jarak serta mencuci tangan di tempat yang disediakan. Tampak pula pecalang berjaga-jaga di depan pemedal untuk menjaga kelancaran upacara.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: 8 Pasien Sembuh, Kasus Positif Bertambah 10 Orang
PUNCAK Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Resi Gana, Walik Sumpah lan Padudusan Alit di Pura Kebo Edan Pejeng, Gianyar, Bali, Sabtu (5/12/2020)

Upacara dimulai sekitar pukul 10.00 wita. Tahapan demi tahapan upacara dilaksanakan secara tertib. Sebagai acara puncak adalah persembahyangan bersama. Sejumlah pejabat tampak hadir pada puncak upacara ini. Di antaranya Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Karo Ekbang) Setda Provinsi Bali Tjok. Bagus Pemayun mewakili Gubernur Bali, Asisten I Pemkab Gianyar I Wayan Suardana mewakili Bupati Gianyar.

Selain itu, juga tampak Camat Tampaksiring Pande Made Suweda, Kapolsek Tampaksiring AKP I Wayan Sujana, serta Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, MDA Kabupaten Gianyar, serta sejumlah pejabat lainnya.

Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir sekaligus mendoakan kerahayauan jagat, di tengah pandemi covid-19 ini. Bendesa Cokorda Pemayun juga memberi apresiasi kepada krama adat Jero Kuta Pejeng yang turut menyukseskan karya padudusan alit ini serta disiplin menerapkan protokol kesehatan.

”Melalui upacara (karya padudusan alit) ini, mari kita bersama-sama doakan agar jagat ini rahayu, serta mohon agar gering agung (pandemi Covid-19) ini segera berakhir,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Dew Ngakan Nyoman Suardita menyampaikan, serangkaian karya padudusan ini Ida Betara nyejer hingga Selasa (8 Desember 2020) mendatang. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.