Sedana Arta Pimpin Peringatan HUT Provinsi Bali, Tantangan Pembangunan Makin Kompleks

BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat memimpin apel peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke- 65 dan dirangkaikan dengan HUT ke-62 Pramuka di Kabupaten Bangli dipusatkan di Alun-alun Bangli, Senin (14/8/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Apel peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke- 65 di Kabupaten Bangli dipusatkan di Alun-alun Bangli, Senin (14/8/2023). Apel dipimpin Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, juga dirangkaikan dengan HUT ke-62 Pramuka.

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Sedana Arta menyampaikan, pembangunan Provinsi Bali diselenggarakan dengan Visi Nangun Kerthi Loka Bali dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Bali Era Baru.

Read More

Ini dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023. “Keseluruhan pencapaian pembangunan Bali yang sangat penting dan signifikan dalam lima tahun dirangkum menjadi 44 tonggak peradaban sebagai penanda Bali Era Baru,” sebutnya.

Hal yang sangat menggembirakan, sambungnya, adalah keberhasilan memperjuangkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali. Perlu waktu 78 tahun sejak Indonesia Merdeka, Provinsi Bali baru memiliki undang-undang tersendiri, tidak lagi bergabung dengan Provinsi NTB dan NTT. “Ini merupakan pencapaian luar biasa, monumental, dan bersejarah,” imbuhnya.

Ke depan, jelasnya, Bali akan menghadapi dinamika perkembangan lokal, nasional, dan global yang berkaitan dengan adanya konflik kepentingan serta persaingan yang berpotensi mengancam eksistensi, keberlanjutan, kesucian, kelestarian, dan keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali. Karena itu masa depan Bali tidak boleh dilepas bergerak tanpa arah yang jelas.

Mengantisipasi itu, Pemprov Bali menyusun Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 yang diatur dengan Perda Nomor 4/2023, yang diundangkan dan diluncurkan resmi pada 28 Juli 2023.

“Haluan pembangunan ini berisi untaian peradaban Bali, yaitu Bali tempo dulu, Bali masa kini, kondisi objektif dengan permasalahan dan tantangan Bali ke depan, dan Bali masa depan, 100 tahun Bali Era Baru 2025-2125,” bebernya.

Dia menambahkan, dengan berbagai pencapaian pembangunan dalam masa lima tahun ini, ke depan penyelenggaraan pembangunan Bali akan berjalan lebih kuat, kokoh, terarah, pasti, produktif, dan berkelanjutan dengan fundamental baru. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.