POSMERDEKA.COM, BANGKOK – Kontingen Indonesia memperoleh tambahan dua medali perak SEA Games 2025 Thailand dari cabang olahraga woodball melalui nomor stroke beregu putra dan putri setelah rangkaian putaran keempat dan kelima yang berlangsung pada Sabtu di Padang Golf Royal Thai Fleet, Chonburi.
Dikutip dari laman penyelenggara, tim woodball putra Indonesia secara keseluruhan membukukan 938 pukulan dalam rangkaian lima putaran nomor stroke yang berlangsung sejak Rabu (10/12/2025) dan meraih medali perak. Tuan rumah Thailand keluar sebagai peraih medali emas untuk woodball nomor stroke beregu putra dengan catatan 830 pukulan.
Penampilan terbaik atlet-atlet woodball putra Indonesia diperlihatkan pada putaran keempat di mana mereka mampu menuntaskan 12 fairway dengan 171 pukulan, setara dengan wakil-wakil Thailand. Selebihnya, pada empat babak lain, Indonesia tertinggal dari tuan rumah. Meski begitu, Indonesia unggul dari peringkat ketiga Malaysia (945 pukulan) dan Singapura (1.071 pukulan).
Sementara di nomor stroke beregu putri, Indonesia meraih medali perak seusai mencatatkan 954 pukulan, hanya terpaut tipis dari 914 pukulan yang membuahkan emas bagi Thailand. Namun, berbeda dengan tim putra, tim putri Indonesia sempat dua kali mengungguli Thailand dalam permainan, tepatnya pada babak keempat dan kelima.
Pada babak keempat, Indonesia unggul dengan 165 pukulan, sementara Thailand 189. Lalu pada babak terakhir, Indonesia 180 pukulan dan Thailand 183 pukulan. Akan tetapi, itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan lantaran Indonesia tertinggal pada tiga babak lainnya. Peringkat ketiga sektor putri juga diraih Malaysia (1.054 pukulan) dan keempat diisi Singapura (1.238 pukulan).
Sehari sebelumnya, Tim woodball Indonesia meraih dua medali perak pada nomor Men’s Team Fairway dan Women’s Team Fairway SEA Games 2025 Thailand, dalam laga yang digelar di Royal Thai Fleet Golf Course, Chon Buri, Jumat (12/12/2025).
“Harapannya emas, tapi diberikan perak pun saya sangat bersyukur. Ke depannya saya ingin terus memperbaiki diri. Mental sangat berpengaruh,” kata atlet debutan Muhamad Khadiq seusai pertandingan.
Pada nomor Men’s Team Fairway, skuad Indonesia yang diperkuat Surya Aditya Pratama, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet, Rifqi Najmuddin Najib, Gusti Putu Eddy Supriyadinata, Muhamad Khadiq, dan Alberthus Nathan Yusanto tampil stabil sejak awal lomba. Namun, pada laga penentuan menuju podium tertinggi, Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand.
Di sektor putri, tim Women’s Team Fairway yang beranggotakan Ni Luh Made Tahlia Saraswati, Nurizza Nova Mindayati, Ni Luh Manik Purwati, Dwi Tiga Putri, dan Nur Hafifa Syarah juga tampil kompetitif sepanjang pertandingan. Mereka akhirnya menempati posisi kedua setelah kalah bersaing dari Malaysia.
Atlet debutan lainnya, Dwi Tiga Putri, menyebut SEA Games 2025 menjadi pengalaman berharga. “Meskipun belum dapat emas, banyak pelajaran luar biasa yang kami dapatkan. SEA Games berikutnya kami harus rebut emas,” katanya.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA) Aang Sunadji memberikan apresiasi atas penampilan atlet dan penyelenggaraan pertandingan di Thailand. ”Arena pertandingan sudah sesuai standar internasional dan memberikan pengalaman kompetitif bagi seluruh peserta,” ujar Aang seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
“Ini hari yang sudah lama kita tunggu. Banyak atlet muda woodball di Indonesia punya mimpi yang sama untuk berlaga di multievent,” ucap Aang sembari menilai fairaway di venue SEA Games kali ini cukup menantang.
Indonesia masih berpeluang kembali mendapatkan medali, khususnya medali emas, pada nomor stroke perorangan putra dan putri yang akan digelar pada Minggu (14/12/2025) pagi. yes























