Sanjaya Usulkan Surplus Beras Distabilkan di Provinsi

  • Whatsapp
BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Foto: gap
BUPATI Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Foto: gap

TABANAN – Sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di Kabupaten Tabanan,  Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, mengusulkan kepada Gubernur Bali agar surplus beras di Kabupaten Tabanan bisa dikendalikan di tingkat provinsi. Hal itu dilakukan dengan tata kelola yang disalurkan ke kabupaten lain yang membutuhkan, sehingga pada masa pandemi saat ini harga beras di Tabanan bisa terjaga.

Begitupun dengan komoditi lainnya yang mengalami surplus, agar dapat dikendalikan dan tidak membuka celah bagi arus masuk bahan pokok dari luar negeri ataupun luar Bali. “Dengan demikian para petani di Bali tidak mengalami kecemasan terhadap jebloknya harga produksi di pasaran,” tegas Sanjaya, Rabu (7/4/2021).

Bacaan Lainnya

Beberapa hal penting dan strategis tersebut, di antaranya pengendalian inflasi menghadapi hari raya Galungan dan Kuningan, bulan Ramadhan, dan hari raya Idul Fitri. Hal itu juga dia sampaikan saat mengikuti rakor dan pengarahan Gubernur Bali di Denpasar.

Selain masalah pertanian, Sanjaya juga mengatakan akan membuka daerah zona hijau di tiga DTW di Kabupaten Tabanan. Antara lain DTW Tanah Lot, Jatiluwih, dan Bedugul. “Hal itu dimaksudkan untuk menggeliatkan sektor pariwisata, khususnya di Tabanan. Untuk itu, di tiga DTW tersebut sesegera mungkin dalam rentang hari raya Galungan dan Kuningan ini sudah melakukan vaksinasi, dengan sasaran target kepada para pekerja pariwisata, dan vaksinnasi berbasis banjar di Desa Beraban, Jatiluwih, dan Candikuning,” ujarnya.

Baca juga :  Lagi, Dua Pasien Corona Meninggal, Kasus Positif Bertambah 33 Orang, Sembuh 26 Orang

Sesuai data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, total orang yang akan divaksinasi di tiga wilayah tersebut sebanyak 13.811 orang. Terdiri atas 1.188 pekerja wisata, 1.697 masyarakat di Desa Jatiluwih, 6.463 masyarakat di Desa Beraban, dan 5.651 masyarakat di Desa Candikuning. “Yang dibutuhkan sekitar 27.622 vaksin,” ujarnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.