Sanjaya Minta Masyarakat Jaga Alam dan Persatuan

TABANAN – Keinginan masyarakat Banjar Adat Kalanganyar, Desa Sudimara, Tabanan, untuk mempertegas tapal batas setra adat akhirnya terwujud. Hal itu kemudian ditandai dengan menyelenggarakan upacara pemelaspasan pada Kamis (10/3/2022) yang juga dihadiri Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.

Hadir pula anggota DPR RI, I Made Urip; Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga; Asisten III Setda Tabanan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, dan unsur Muspika Kecamatan Tabanan.

Bacaan Lainnya

Bupati Sanjaya mengaku bahagia bisa hadir dan bertatap muka dengan masyarakat di Banjar Adat Kalanganyar. Dia juga mengapresiasi kedewasaan masyarakat dalam memperjelas tapal batas dengan jalan musyawarah mufakat, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang menguntungkan masyarakat.

“Artinya, saya memiliki tokoh di sini yang berkomitmen dalam membangun wilayah, sesuai dengan visi-misi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani’,” ujar Sanjaya.

Konsep tersebut dikatakan sudah sesuai dengan cara melestarikan alam secara sekala dan niskala. Untuk itu, Sanjaya minta agar masyarakat selalu menjaga alam dengan baik. Juga jaga persatuan dan semangat gotong royong antarwarga, sehingga apa yang jadi cita-cita bersama bisa tercapai.

Baca juga :  Warga Positif Covid-19 Dikawal ke Isoter Kabupaten

“Kalau masyarakat sudah kompak bersatu seperti ini, saya di eksekutif dan Pak Dirga di legislatif, serta Pak Urip di DPR RI, tidak akan surut-surut membantu masyarakat di sini. Itu komitmen kami di pemerintah,” ujarnya.

Terkait apresiasi dari bupati tersebut, Ketua Panitia Karya Pemelaspasan I Made Marya yang mewakili seluruh warga Banjar Adat Kalanganyar, mengucapkan terima kasih. “Kami pun berharap pemerintah dapat selalu hadir dalam setiap pembangunan di masyarakat, terutama di Banjar Adat Kalanganyar,” pintanya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.