KARANGASEM – Menyambut Hari Raya Galungan pada Rabu (10/11/2021), buah lokal seperti manggis, rambutan, mangga dan salak banyak diburu pembeli. Seperti pemandangan di Pasar Karangsokong, Subagan, Karangasem pada Senin (8/11/2021). Meski pedagang masih menyediakan buah impor, tapi sejumlah pembeli lebih memilih buah lokal untuk dijadikan perlengkapan banten.
Salah seorang pembeli, Ni Luh Suarti mengaku memilih buah lokal karena selain memang suka dengan jenis buah itu, juga karena harganya relatif lebih murah. Tapi, dia tetap membeli buah impor seperti apel fuji dan buah pir agar lebih variatif.
“Kebetulan keluarga dan anak-anak juga suka dengan buah lokal, terutama buah manggis, mangga dan rambutan. Kebetulan juga ada yang jual buah ini, dan harganya terjangkau,” tuturnya.
Tingginya peminat buah lokal juga diakui salah seorang pedagang buah di pasar tersebut. Dikatakan, menjelang Galungan ini peminat buah lokal cukup tinggi dibandingkan buah impor. Dalam sehari untuk buah lokal seperti manggis, dia bisa menjual lebih dari 50 kilogram dengan harga Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per kilogram.
Di sisi lain, datangnya buah lokal di kawasan Pasar Karangsokong kebanyakan lokal dari wilayah Karangasem. Menurut keterangan seorang pengepul buah asal Abang, Ni Luh Bunter, pasaran buah lokal sejak Sasih Kelima kemarin memang laku. Untuk kestabilan sarana banten, warga membeli buah impor dan lokal.
“Saya pengepul buah pisang, ada juga kepundung, rambutan dan manggis yang didapat dari membeli ke kebun-kebun warga di seputaran wilayah Kecamatan Abang,” sebutnya menandaskan. nad























