Sakit Perut dan Muntah-muntah, Kapten Kapal Berbendera Liberia Dievakuasi Basarnas Bali

  • Whatsapp
PETUGAS Basarnas yang berada di KN Sar Arjuna 229 yang berangkat melakukan evakuasi. Foto: ist
PETUGAS Basarnas yang berada di KN Sar Arjuna 229 yang berangkat melakukan evakuasi. Foto: ist

MANGUPURA – Basarnas Bali mengerahkan KN SAR Arjuna 229 untuk mengevakuasi Kapten kapal Star Gina 2 GR yang memerlukaan bantuan medis, Selasa (13/10). Kapal berbendera Liberia tersebut bertolak dari Manila hendak menuju Port Hedland (Australia). Diperkiraan titik penjemputan berada di Selat Badung, pada koordinat 08°46’58,22″S – 115°16’42,57″E.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada, S.E., M.AP., menuturkan, permintaan medical evacuation diterima dari Ketut Rujaya, VTS Benoa sekitar pukul 11.30 Wita. Dimana kapten kapal dengan identitas atas nama Geneper Oledan (50) dikabarkan mengalami sakit perut dan muntah-muntah. “Rekomendasi dari  tim medis di kapal, ia harus dirujuk ke rumah sakit terdekat agar segera ditangani lebih lanjut,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, KN SAR Arjuna 229 telah lepas sandar pukul 14.40 Wita. Jarak dari Pelabuhan Benoa hingga ke posisi yang disepakati yakni kurang lebih 28,8 Nm, dengan heading 111˚. Sementara itu koordinasi terus dilakukan dengan VTS Benoa, Lanal Benoa, KSOP, Satgas Gugus Covid, KKP Denpasar, Imigrasi Denpasar, agen kapal Tama Samudera dan ABK kapal Star Gina 2 GR. 023

Baca juga :  Cegah Covid-19, Kelurahan Renon Gelar Penertiban Protokol Kesehatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.