POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kejuaraan Sepak Takraw KONI Cup I Denpasar 2026 yang resmi dibuka pada Sabtu (7/11/2026) diikuti oleh 19 regu se-Bali. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 regu merupakan kategori putra dan 7 regu lainnya dari kategori putri.
Kejuaraan yang digelar di Lapangan Sepak Takraw SMPN 2 Denpasar ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum I KONI Denpasar, I Made Raka. Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Ketua Pengprov PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia) Bali, I Kadek Era Sukadana, Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, dan undangan lainnya.
Ketua Umum Pengkot PSTI Kota Denpasar, Farid Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada KONI Denpasar yang telah menjembatani dan membuat terobosan dengan menyelenggarakan event KONI Cup I Denpasar 2026. Pada perhelatan ini, Pengkot PSTI Kota Denpasar turut mengundang tim-tim sepak takraw terbaik dari Pengkab PSTI se-Bali. Total hadiah senilai Rp14 juta telah disiapkan bagi para juara I hingga III.
Menurut Farid Ahmad, ajang ini sangat bermuatan positif untuk menambah jam terbang para atlet, baik atlet sepak takraw Denpasar maupun Bali pada umumnya. Ke depannya, para atlet diharapkan memiliki pengalaman bertanding yang lebih tinggi guna dipersiapkan menghadapi ajang-ajang nasional.
Ia mengungkapkan, berkat pembinaan yang berkesinambungan, tim sepak takraw Kota Denpasar yang menjuarai Porprov 2025 lalu ditunjuk oleh Pengprov PSTI Bali untuk berlaga di Liga I. Hal ini membuktikan bahwa prestasi atlet sepak takraw Denpasar sudah berada di jalur yang sangat membanggakan dan diharapkan bisa terus meningkat.
Farid Ahmad menegaskan, pada ajang KONI Cup I Denpasar 2026 ini, Denpasar menurunkan kekuatan penuh (full team) yang diproyeksikan untuk Porprov Bali XVII tahun 2027. Dengan menurunkan 3 regu putra dan 1 regu putri, pihaknya optimistis regu putra dapat meraih hasil yang gemilang.
Ia pun tidak khawatir kekuatan tim Denpasar dibaca oleh daerah lain. Sebaliknya, ia menilai kejuaraan ini sebagai sarana seleksi yang tepat untuk melangkah ke Porprov Bali XVII tahun 2027. “Ajang ini sekaligus kita manfaatkan untuk menyeleksi atlet yang layak masuk ke tim Porprov. Selain itu, ada juga atlet lapis kedua yang kita ikutkan bertanding untuk melihat potensi mereka masuk sebagai bagian dari tim Porprov,” ujar Farid Ahmad.
Di sisi lain, Farid menyampaikan bahwa perkembangan olahraga sepak takraw di Kota Denpasar menunjukkan tren yang sangat positif dan progresif, baik dari segi prestasi regional maupun keberlanjutan pembinaan usia dini. Sebagai salah satu daerah dengan ekosistem sepak takraw terbaik di Bali, Denpasar terus konsisten melahirkan atlet berbakat lewat sinergi turnamen resmi dan pembinaan di sekolah-sekolah. “Keberlanjutan regenerasi atlet sepak takraw di Denpasar masih terjaga,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Denpasar, I Made Raka, mengatakan bahwa KONI Cup I Denpasar 2026 diselenggarakan sebagai wadah pembinaan, penyaluran bakat, serta seleksi dan barometer kemampuan atlet daerah dalam mengukur hasil latihan. Ajang ini juga menjadi sarana bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik, mengukir prestasi, serta memperkuat sportivitas dan persaudaraan.
“Kejuaraan Sepak Takraw KONI Cup I Denpasar 2026 ini sangat bagus untuk menjaring atlet sebagai persiapan menuju ajang yang lebih tinggi, seperti Porprov dan Pekan Olahraga Nasional (PON), sekaligus menjadi tolok ukur evaluasi bagi pengurus cabang olahraga dan atlet setelah menjalani program latihan panjang,” pungkasnya. tra























