PGRI Denpasar Barat Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Transformasi Pendidikan Global

PGRI Cabang Denpasar Barat menggelar workshop bertema “Menulis Best Practices Menginspirasi Perubahan Mewujudkan Pendidikan Berkualitas" pada Selasa (3/11/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR — Sebagai organisasi profesi, PGRI Cabang Denpasar Barat berkomitmen penuh memfasilitasi peningkatan kompetensi berkelanjutan bagi para pendidik agar mampu menghadapi dinamika transformasi pendidikan global. Menjawab tantangan zaman tersebut, PGRI Cabang Denpasar Barat menggelar workshop bertema “Menulis Best Practices Menginspirasi Perubahan Mewujudkan Pendidikan Berkualitas”.

​Ketua Panitia, I Wayan Suartawan, S.Pd., mengatakan agenda workshop ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026. Melalui tema ini, pihaknya ingin menegaskan kembali bahwa penguatan profesionalisme guru yang dilandasi semangat solidaritas adalah kunci utama dalam mencetak generasi emas menuju Indonesia maju.

Read More

​”Sebab, kami percaya bahwa guru yang berkualitas adalah kunci utama untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap membawa bangsa ini menuju Indonesia yang unggul dan berdaulat,” ujarnya.

​Ia menambahkan, workshop ini merupakan langkah nyata bersama untuk terus belajar, bertumbuh, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman demi kemajuan anak didik. ​Adapun tujuan digelarnya workshop ini antara lain; ​Meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, dan digital guru di lingkungan PGRI Cabang Denpasar Barat. Membangun ruang kolaborasi dan berbagi praktik baik (best practices) antarsesama pendidik. Dan, ​mempererat tali silaturahmi dan solidaritas sesama anggota PGRI Denpasar Barat.

​Suartawan menyebutkan, peserta workshop berjumlah 108 orang yang merupakan perwakilan guru dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kecamatan Denpasar Barat yang tergabung dalam keanggotaan PGRI. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, bertempat di Gedung SMAN 4 Denpasar.

​Agenda workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Denpasar Barat, I Putu Eka Pertama. Acara pembukaan juga diisi dengan sambutan dari Ketua PGRI Cabang Denpasar Barat, Dra. Yamtinah, M.Pd., serta Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd.

​Selanjutnya, materi workshop disampaikan oleh para pakar, akademisi, serta praktisi pendidikan yang kompeten di bidang transformasi digital dan profesionalisme guru. Narasumber workshop, I Made Edy Juniawan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan tiga materi utama, yakni Storytelling Best Practices, Best Practices Model STAR, dan Merancang Best Practices Berbantuan AI.

Dikatakannya, ​melalui Storytelling Best Practices, para peserta belajar bahwa pengalaman berharga seorang pendidik perlu dikemas menjadi cerita yang inspiratif, sistematis, dan mudah dipahami. Dengan demikian, pengalaman tersebut tidak hanya menjadi pembelajaran bagi diri sendiri, tetapi juga dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan perubahan.

​Kedua, melalui model STAR (Situation, Task, Action, and Result), peserta memperoleh kerangka terstruktur untuk menuliskan praktik baik. Mereka diajak mengidentifikasi situasi atau tantangan yang dihadapi, menjelaskan tugas dan tujuan yang ingin dicapai, menguraikan tindakan nyata yang dilakukan, serta menunjukkan hasil dan dampak dari tindakan tersebut.

​Ketiga, melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), para guru memperoleh peluang untuk merancang dan menyempurnakan tulisan praktik baik secara lebih efektif, kreatif, dan terstruktur. Namun, diingatkan pula bahwa AI hanyalah alat bantu. Keaslian pengalaman, ketepatan data, kreativitas, integritas, dan refleksi seorang pendidik tetap menjadi landasan utama dalam menghasilkan karya praktik baik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

​Dari ketiga materi tersebut, kata Juniawan terselip satu pesan penting: praktik baik bukan sekadar cerita tentang keberhasilan, melainkan proses belajar dari tantangan, keberanian melakukan perubahan, dan kesediaan berbagi pengalaman untuk kemajuan bersama. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.