POSMERDEKA.COM, DENPASAR — Pengurus Kota Persatuan Xiang-qi Indonesia (Pengkot PEXI) Denpasar terus bergerak aktif memasyarakatkan olahraga catur gajah (Xiang-qi) di Kota Denpasar. Strategi utama yang dilakukan meliputi penyerahan sarana dan prasarana permainan, pelatihan mandiri melalui pemain senior, serta penyelenggaraan kompetisi rutin tingkat pelajar dan komunitas.
Pada Kamis (5/11/2026), Pengkot PEXI Denpasar menyerahkan sarana dan prasarana permainan catur gajah kepada SMPN 17 Denpasar. Sebanyak lima set papan catur gajah (Xiang-qi) diserahkan oleh Sekretaris PEXI Kota Denpasar, I Wayan Mustika, dan diterima langsung oleh Waka Kesiswaan SMPN 17 Denpasar, Ni Made Dian Setiawati, didampingi guru PJOK serta para siswa.
PEXI Denpasar menilai regenerasi atlet merupakan faktor krusial dalam pengembangan Xiang-qi. Oleh karena itu, fokus sosialisasi diarahkan langsung ke lingkungan pendidikan, khususnya sekolah-sekolah. Menurut Wayan Mustika, tantangan terbesar saat ini bukan terletak pada aturan permainan, melainkan mengenalkan Xiang-qi kepada masyarakat yang belum familiar dengan olahraga tersebut.
“Karena itu, kami terus mengadakan sosialisasi dan turun ke sekolah-sekolah untuk lebih mengenalkan olahraga Xiang-qi kepada para siswa,” bebernya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan SMPN 17 Denpasar, Ni Made Dian Setiawati, menyatakan kesiapan sekolahnya mendukung pengembangan catur gajah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Menurutnya, catur gajah dapat menjadi pelengkap dari tiga aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) siswa di SMPN 17 Denpasar.
Ia menjelaskan, selain kebutuhan jasmani, siswa juga perlu dibekali asupan rohani (spiritual) serta akal yang sehat. Akal yang sehat tersebut dapat dilatih melalui permainan catur, baik Xiang-qi maupun catur konvensional. Dian menilai, permainan catur Xiang-qi tidak jauh berbeda dengan catur pada umumnya, bahkan filosofinya dapat mengasah kemampuan seseorang dalam merancang strategi yang lebih matang.
“Saya lihat filosofinya hampir mirip dengan catur biasa, tapi pengaturan strateginya lebih luar biasa. Astungkara, beberapa siswa sudah ada yang bisa, dan mudah-mudahan ke depan bisa lahir sebagai atlet catur Xiang-qi profesional,” tandasnya. tra























