POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tak cukup sekali, anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih, kembali mendatangi Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Bali, Rabu (14/10/2026). Selain memantau langsung situasi lapangan, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI itu minta penjelasan kepada direksi mengenai kondisi pasokan dan langkah penanganan kelangkaan BBM di Bali.
Usai pertemuan, dia berujar penyaluran BBM di Bali melampaui kebutuhan normal. Pada Selasa (13/10/2026), sebanyak 2,9 juta liter BBM disalurkan, atau sekitar 38% di atas kebutuhan rata-rata harian sebesar 2,1 juta liter. Meski demikian, antrean parah masih terjadi hingga Rabu (14/10/2026).
“Saya mengusulkan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai opsi solusi konkret untuk mengurai antrean panjang, serta meminimalisasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Bali. Langkah mendesak ini sebagai upaya agar penyaluran BBM bersubsidi di lapangan benar-benar tepat sasaran,” terang Ketua DPD Partai Golkar Bali itu.
Lebih jauh diutarakan, inovasi tersebut mendorong integrasi kamera CCTV di setiap SPBU dengan teknologi AI secara real-time, untuk mendeteksi dan mencatat nomor kendaraan secara otomatis. Melalui pemindaian presisi ini, sistem dapat mengidentifikasi kelayakan kendaraan penerima subsidi. Pun mencegah praktik pembelian BBM secara berulang, yang kerap memicu kelangkaan dan kemacetan parah di area SPBU.
“Penerapan pengawasan digital terpadu ini kami harap mempermudah penindakan pelanggaran secara efektif, tanpa mengabaikan aspek perlindungan data pribadi masyarakat. Masing-masing instansi terkait kami minta segera berkoordinasi lintas sektor agar antrean dapat terkendali, sehingga masyarakat yang berhak memperoleh akses BBM subsidi sesuai kebutuhannya,” pesan Demer, sapaan akrabnya.
Terkait upaya Pertamina, Demer menyebut juga terus berupaya menjaga pasokan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk meminta bantuan pengamanan dan pengaturan antrean. Dukungan mobil tangki dari Banyuwangi turut disiapkan untuk membantu wilayah Bali Barat. “Sebagai anggota DPR RI sekaligus anggota BAKN DPR RI, saya akan terus memantau dan berupaya membawa persoalan tersebut ke tingkat pusat, agar koordinasi antarlembaga dapat berjalan dengan baik dan solusi bisa segera ditemukan,” jaminnya.
Dia menyatakan prihatin atas kondisi tersebut, terutama bagi warga yang menggantungkan mata pencarian sehari-hari pada ketersediaan BBM. “Terutama bagi saudara-saudara kita yang menggantungkan penghasilan sehari-hari pada BBM, seperti para pengemudi ojek online dan pekerja transportasi lainnya,” ungkapnya.
Guna mencegah situasi makin memburuk, Demer mendesak aparat kepolisian bertindak tegas terhadap oknum spekulan yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi. Sebab, perbuatan itu, selain sangat merugikan masyarakat banyak, dinilai sebagai kejahatan luar biasa. Kepada Pertamina, Demer minta memberi sanksi berat hingga penutupan operasional bagi SPBU yang terbukti bekerja sama atau membiarkan praktik kecurangan terjadi.
“Paling minimum tiga bulan tidak boleh beroperasi, tidak diberikan suplai BBM lagi, sampai ke hal penutupan SPBU tersebut,” tegasnya.
Kepada masyarakat Bali, Demer mengajak tetap tenang dan menghindari aksi panic buying agar ketersediaan BBM terbagi merata. “Kami bersama Pertamina berkomitmen memantau perkembangan distribusi secara berkala setiap tiga jam hingga pasokan di seluruh SPBU kembali normal,” tandasnya bernada menjamin. hen























