Razia Prokes di Wilayah Kesiman Petilan, Tim Gabungan Jaring 13 Pelanggar

  • Whatsapp
PELAKSANAAN razia penegakan protokol kesehatan di Wilayah Desa Kesiman Petilan, Rabu (4/11/2020). foto: ist

DENPASAR – Tim Gabungan Yustisi Denpasar yang terdiri atas unsur TNI/Polri, Dishub, Sat Pol PP, Linmas, Satgas Gotong Royong Desa Kesiman Petilan menggelar razia Penegakan Hukum Pergub Bali Nomor : 46 Tahun 2020 dan Perwali Nomor 48 Tahun 2020.

Kegiatan yang menyasar kawasan Simpang Empat Jalan Waribang, Jalan WR. Supratman dan Jalan Sulatri ini dipimpin Perbekel Desa Kesiman Petilan, I Wayan Mariyana, Rabun (4/11/2020).

Bacaan Lainnya

Hasilnya? Sebanyak 13 pelanggar terjaring lantaran tidak menerapkan standar protokol kesehatan dengan benar. Dari jumlah itu, 10 pelanggar tidak menggunakan masker, sehingga langsung diganjar denda sesuai Pergub Bali Nomor : 46 Tahun 2020. Sementara, 3 pelanggar lainnya hanya diberikan teguran simpati karena memakai masker yang tidak sempurna.

Wayan Mariyana saat dikonfirmasi menjelaskan, razia ini untuk penegakan hukum (Yustisi) terkait Pergub No. 46 Tahun 2020 dan Perwali Nomor 48 Tahun 2020 serta pendisiplinan masyarakat dan pelintas di wilayah Desa Kesiman Petilan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Razia ini dilaksanakan dengan mengecek protokol kesehatan kepada pedagang, pengendara, masyarakat dan pengunjung kawasan Pantai Sanur. Dimana, kegiatan tersebut dikemas dengan melakukan pemantauan, teguran hingga sanksi denda. “Melalui razia ini diharapkan semakin meningkatkan kedisiplinan masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca juga :  Lagi, K3S Denpasar Serahkan Bantuan Kursi Roda, Tongkat Hingga ABD

Ditambahkan, penindakan tidak semata mengenakan denda, melainkan memberikan efek jera sehingga masyarakat dapat tergugah kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Ia juga menekankan, dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 ini diperlukan kerjasama seluruh stakeholder, utamanya masyarakat.

“Jadi masyarakatlah yang menjadi garda terdepan, dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan adalah kunci utama, tetap produktif, tapi protokol kesehatan wajib,” ujarnya.

Di sisi lain, Mariyana juga menilai, kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan berkendara mulai meningkat seperti menggunakan masker sudah mulai meningkat.

“Sekitar 2 jam razia, kami hanya menemukan 13 orang pelanggar, dan secara umum terpantau sudah menerapkan prokes dengan baik. Jadi untuk kebaikan bersama, mari disiplin menerapkan protokol kesehatan saat bepergian,” pungkasnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.