Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Semangat Lansia Membangun Tabanan

KETUA TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, saat menghadiri peringatan HLUN ke-27, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan. Foto: ist
KETUA TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, saat menghadiri peringatan HLUN ke-27, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Semangat membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) tak hanya diwujudkan oleh para generasi muda, namun juga kelompok lansia di Kabupaten Tabanan. Hal itu pun mendapat perhatian dan apresiasi dari Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-27, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan.

Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Werdha Sejahtera (YWS) Cabang Tabanan itu, juga dihadiri Sekda Tabanan I Gede Susila, Kepala Sentra Mahatmiya Bali, beberapa perwakilan lansia, dan undangan lainnya. “Peringatan HLUN ini untuk menciptakan dan mempertahankan partisipasi lanjut usia dalam pembangunan inklusif dan maju dalam segala bidang,” ungkap Susila.

Read More

Peringatan HLUN kali ini bertema ‘Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat’, berkolaborasi dengan Dinas Sosial P3A Kabupaten Tabanan. Pemkab Tabanan bersama YWS Cabang Tabanan dikatakan telah berupaya semaksimal membantu lanjut usia untuk melakukan berbagai kegiatan, sesuai dengan Undang-undang No. 13 Tahun 1998, tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

Sementara, Rai Wahyuni mengatakan, lansia sebagai warga negara memiliki hak, kedudukan, dan peran yang sama dengan masyarakat pada umumnya, baik dari segala aspek kehidupan dan penghidupan. Berdasarkan data dari masing-masing desa, lansia di Kabupaten Tabanan saat ini berjumlah 63.833 orang. Terdiri atas beberapa kategori, yaitu lansia produktif atau potensial, lansia bedriden, lansia dengan disabilitas, dan lansia telantar atau tidak ada keluarga.

“Lansia merupakan kaum rentan, sehingga diperlukan suatu upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak lansia. Kami mengapresiasi gerakan para lansia dalam kontribusi memajukan Tabanan, melalui sumbangsih pemikiran, ide-ide dan selalu aktif saling bersinergi untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia YWS Cabang Tabanan, Sri Malini, menyebutkan lansia yang aktif tergabung dalam anggota YWS saat ini berjumlah 156 orang. Terdiri atas ibu rumah tangga, pensiunan guru SD dan SMP, pensiunan dokter, bidan dan perawat, serta pensiunan PNS.

“Kegiatan kami di antaranya melaksanakan senam rutin tiga kali dalam seminggu, juga kegiatan sosial memberikan bantuan sembako yang dikumpulkan dari anggota kepada senior di panti jompo, ODGJ yang ada di Wanasari, dan kami juga melakukan tirta yatra hingga sampai ke luar Bali,” ujar Sri Malini. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.