PVF Dongkrak Kunjungan Pelancong Sampai 60 Persen

  • Whatsapp
PELAKSANAAN Penglipuran Village Festival (PVF) ke-VIII tahun 2021 sejak dibuka Selasa (7/12/2021), terbukti mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Bangli. Foto: ist

BANGLI – Pelaksanaan Penglipuran Village Festival (PVF) ke-VIII tahun 2021 sejak dibuka Selasa (7/12/2021), terbukti mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Bangli. Akan ditutup pada Minggu (12/12/2021), tingkat kunjungan gegara PVF ini meningkat hingga 60 persen per hari. Tren naik ini diperkirakan berlanjut hingga libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), seiring kebijakan pemerintah membatalkan penerapan PPKM Level III.

Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Sudibia, Kamis (9/12/2021) berkata biasanya rata-rata tingkat kunjungan ke Penglipuran 400 orang per hari. “Sejak pembukaan Festival Penglipuran, mulai terjadi peningkatan. Naik menjadi 600-an orang per hari,” ungkap mantan Kadisperindag Bangli ini.

Bacaan Lainnya

Sejauh ini, sebutnya, kunjungan masih didominasi wisatawan domestik. Dia menduga kemungkinan wisatawan domestik sedang dengan adanya pameran bonsai. Sampai malam pun masih lumayan ramai pelancong yang datang. Namun, untuk wisatawan mancanegara diakui masih relatif minim.

Dia memprediksi peningkatan jumlah kunjungan ke desa terbersih dunia ini akan terus berlangsung menjelang Nataru. Karena itu, Sudibia berkata pengawasan dan penerapan prokes tetap akan diutamakan. Pengelola rutin menyosialisasikan lewat pengeras suara dan pecalang.

Bagi pengunjung yang tidak memakai masker, pengelola bantu menyiapkan. “Untuk kelengkapan cuci tangan dan hand zanitiser telah disiapkan di masing-masing angkul-angkul depan rumah warga,” jelasnya.

Baca juga :  Bubarkan Balapan Liar, Polsek Singaraja Sita Lima Motor

Meski rencana penerapan PPKM Level III saat Nataru telah dibatalkan, dia menggaransi tidak akan mengendorkan penerapan prokes yang ketat. “Harapan kami mampu menggaet wisatawan yang berkualitas dengan tetap menerapkan prokes. Walaupun pengunjung sedikit, tapi keamanan dan kesehatan pengunjung serta warga kami tetap yang jadi prioritas,” tegasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.