POSMERDEKA.COM, MATARAM – Rannya Agustyra Kristiono, putri dari almarhum Bambang Kristiono, anggota DPR RI Dapil Pulau Lombok, menyatakan komitmen melanjutkan kiprah sang ayah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Pulau Lombok. Dia menilai kiprah HBK, sapaan akrab ayahnya, tidak boleh berakhir meski kini telah tiada.
“Apa yang dimulai dan dilakukan ayah tidak boleh berhenti karena alasan apa pun. Saya ingin mendarmabaktikan diri untuk masyarakat NTB umumnya, khususnya Pulau Lombok,” cetusnya.
Rannya mengaku siap meneruskan kiprah politik HBK, dengan maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI Dapil Pulau Lombok. Karena itu dia minta dukungan dan arahan dari kader dan pengurus Partai Gerindra di Pulau Lombok, serta masyarakat Pulau Lombok.
Gerakan sosial yang dilakukan HBK melalui Yayasan HBK Peduli juga akan tetap dilanjutkan. Program-program prioritas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pulau Lombok dijamin tetap berjalan. Para kelompok masyarakat dan kelompok usaha yang dibina HBK tetap akan berusaha didukung dan diperhatikan bersama Tim HBK Peduli.
Lewat jaringan perkawanan yang dibina HBK, Rannya mengaku itu bisa menjadi salah satu modal kuat untuk bisa bertarung di Pileg DPR RI. Selama HBK berkiprah untuk masyarakat Pulau Lombok, Rannya intens ikut turun dan terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Baik kegiatan yang sifatnya politik maupun sosial.
Nyaris dalam setiap kegiatan yang dilakoni HBK di Pulau Lombok, selalu didampingi Rannya dan ibunya, Dian BK. Rannya pribadi mengakui memang punya minat cukup besar terhadap dunia politik.
Sebagai anak muda, dia ingin agar agar generasi muda juga diberi panggung lebih luas untuk mengaktualisasikan hati dan pikirannya di ranah politik. “Saya sejak kecil tidak pernah bermimpi masuk dunia politik.Tapi sekarang setelah ada dorongan ayah dan bunda, saya memutuskan untuk maju,” lugasnya.
Meski baru berusia 24 tahun, dia memutuskan kiprah ke dunia politik karena berniat mengabdi untuk masyarakat NTB. Apalagi Lombok saat ini sudah menjadi kampung halaman bagi dirinya. Ditambah sejumlah pihak juga mendorong dia ke dunia politik. “Saya terjun ke dunia politik sebagai anak muda karena ingin memiliki wawasan luas, saya ingin berbuat dari jalur politik,” cetusnya.
Saat ini, kata Rannya, banyak sekali ruang yang diberikan kepada anak muda untuk ikut terlibat aktif di kancah perpolitikan. Dia mengajak generasi muda untuk berani terjun ke perpolitikan Indonesia. “Kita perlu mengisi ruang ini, tantang diri. Kita memiliki kemampuan untuk mengambil tongkat estafet kepemimpinan, dan partai politik memberikan itu untuk sirkulasi,” ucapnya menandaskan. rul























