KLUNGKUNG – Angin puting beliung merobohkan bale pawedan di Pura Parahyangan Ratu Pasek Mahagotra Sanak Sapta Rsi Punduk Dawa Desa Pesinggahan, Kecamatam Dawan, Minggu (28/2/2021) sore. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, langsung turun ke lokasi meninjau robohnya bangunan tersebut.
Jro Mangku Gede Arya Surabawa menuturkan, sebelum kejadian, angin begitu kencang sekitar pukul 14.00. “Angin berputar-putar di dekat pura. Tidak lama kemudian bangunan bale pawedan roboh,’’ ujar Jro Mangku Gede Arya Surabawa yang melihat langsung kejadian tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,3 miliar. ‘’Angin kencang sekali, saya kaget langsung melihat bale padewan sudah roboh,’’ jelasnya.
Di tempat terpisah, bale piyasan di Pura Bukit Galah, Desa Dawan Klod, juga roboh diterjang angin kencang dengan kerugian diperkirakan Rp40 juta. Tak hanya bangunan pura yang roboh, sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang.
Di Jalan Raya Desa Paksebali, Kecamatan Dawan tepatnya di sebelah timur jembatan Kaliunda, pohon jenis bunut berdiameter 6 meter tumbang menutupi seluruh badan jalan. Juga di jalan Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, menuju Desa Sente pohon durian dan pohon bayur juga dilaporkan tumbang menutupi seluruh badan jalan.
Pohon kelapa juga tumbang dan menimpa rumah warga Nengah Rasna di Dusun Badung, Desa Gunaksa, dan pohon jati tumbang menimpa rumah warga Nengah Narta di Dusun Nyamping Desa Gunaksa, serta pohon kamboja menimpa sebuah pelinggih Balang Tamak di Desa Gunaksa dengan kerugian diperkirakan Rp8 juta.
Di Banjar Sanggluh, Desa Pesinggahan, pohon enau menimpa rumah milik I Nengah Surata. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Akses jalan menuju Puskesmas Dawan II juga terganggu akibat tumbangnya pohon santen. Pohon albesia juga menutup jalan menuju Pura Dalem Desa Adat Glogor.
Di Banjar Belatung Desa Pesinggahan akibat angin kencang juga mengakibatkan pohon kelapa tumbang menimpa sapi milik Ni Wayan Sorni. Kerugian diperkirakan mencapai Rp9 juta.
Bupati Suwirta meminta masyarakat waspada dengan berbagai kemungkinan akibat hujan deras dan angin kencang. ‘’Selalu waspada dan berhati-hati, semoga kejadian serupa tidak ada lagi,’’ harapnya.
Suwirta juga mengingatkan petugas BPBD untuk menjaga keselamatan dalam bertugas. Kalak BPBD juga ditugaskan menginventarisir semua kejadian untuk dilaporkan ke BPBD Provinsi Bali. baw
























