BANGLI – Membangun Bangli diperlukan konsep matang, cepat dan berhati-hati. Gubernur Bali, Wayan Koster, mengaku menyiapkan strategi khusus untuk menunjang kemajuan Bangli karena Bangli ada Gunung dan Danau Batur, serta ada peninggalan warisan budaya luar biasa.
Dengan konsep matang dan cermat, Koster yakin Bangli bisa dibangun secara holistik sesuai karakteristik dan potensi alamnya. Dia menegaskan membangun Bangli tidak boleh semaunya, dan akan mengarahkan pembangunannya dengan sangat hati-hati.
“Astungkara pada periode kedua nanti kepemimpinan saya bersama Tjok Oka Sukawati, akan membangun Bangli di kawasan Danau Batur, Kintamani, maupun kecamatan lain agar seimbang antarwilayah,” janji Koster dalam acara tatap muka dengan tokoh masyarakat Bangli di Alun-alun Kota Bangli, Minggu (26/2/2023) malam.
Koster juga memuji konsep pembangunan yang dilaksanakan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati Wayan Diar. Terkadang “larinya” lebih kencang daripada yang diharapkan, dan itu dipuji sebagai pemimpin yang memiliki komitmen kuat serta kemauan kerja keras.
“Apa yang dicapai dengan baik ini harus diteruskan ke periode kedua nanti. Saya menilai kepemimpinan Sedana Arta dan Wayan Diar sangat baik dan komplet,” sanjungnya.
Dia menguraikan, Pemprov akan terus menyokong pembangunan Bangli melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK), dan bantu memfasilitasi Bangli dalam mengakses pendanaan pusat. Tahun 2023, Bangli dan Klungkung mendapat anggaran DAK untuk membangun pasar tematik.
Bangli dipandang sebagai sumber kehidupan masyarakat Bali, karena sejumlah kabupaten mendapat suplai air dari Bangli. “Kita ini butuh air, tidak ada orang yang hidup tanpa air. Ini terbukti kehadiran kita di sini diguyur air dari langit,” beber Koster.
Bupati Sedana Arta menambahkan, Bangli memiliki potensi sumber daya alam sangat besar. Tapi itu tidak akan berarti tanpa ada manajemen tata kelola pemerintahan yang tepat, dan tanpa ada peran serta partisipasi dari semua stakeholder. “Untuk itu saya mengajak seluruh komponen masyarakat Bangli bahu-membahu, bersatu, bangkit, jengah membangun Bangli,” ajaknya.
Dia berharap dapat bersinergi satu jalur, satu komando mewujudkan “Bali Era Baru” bersama Gubernur Koster. Dia memuji belum ada pemimpin Bali yang memiliki keberpihakan lebih untuk menyokong pembangunan Bangli seperti dilakukan Koster.
Buktinya banyak anggaran yang dikucurkan untuk Bangli dari APBD Bali. Tahun 2022, Bangli dibantu Rp60 miliar lebih, dan tahun 2023 dibantu Rp80 miliar lebih. Di samping itu, Koster selalu mengawal dan mengkondisikan proposal Bangli yang diajukan ke pusat.
“Terbukti tahun 2023 Bangli mendapat anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Rp140 miliar dari APBN. Ini merupakan raihan DAK tertinggi dari kabupaten lain di Bali,” ungkapnya.
Dua tahun memimpin bersama Wayan Diar, dia menyebut membangun Taman Kota, pengadaan lampu penerangan jalan, pembangunan Alun-alun Kota Bangli, Anjungan Penelokan, revitalisasi gedung, pembangunan Labkesda, penataan pedestrian kawasan pariwisata Kintamani, dan pembangunan fisik lainnya.
Prasarana jalan sebagai penunjang ekonomi masyarakat juga terus ditingkatkan. Yang terbaru, Sedana Arta meresmikan pembangunan sirkuit drag race sebagai wadah anak muda Bangli yang hobi otomotif.
Dalam acara tersebut juga diserahkan piagam penghargaan kepada like terbanyak video edukasi pembuatan Eco Enzyme kepada tiga pemenang. Eco Enzyme akan dituangkan secara serentak di Danau Batur pada Mei mendatang. gia























