DENPASAR – Hukum Pemilu merupakan sesuatu yang tidak banyak diketahui, juga jadi perbincangan banyak orang. Berangkat dari fenomena tersebut, Bawaslu RI menginisiasi untuk menyelenggarakan Debat Penegakan Hukum Pemilu. Hal tersebut disampaikan anggota Bawaslu Bali, I Wayan Wirka, saat audiensi dengan Fakultas Hukum Universitas Dwijendra, Selasa (25/1/2022).
“Jarangnya orang mengetahui hukum kepemiluan menjadi dasar dilaksanakannya debat ini. Hukum Pemilu ada di kehidupan kita semua, tapi tidak banyak orang yang tahu. Jadi, (kompetisi debat) ini menjadi ajang untuk menggaungkan mengenai Hukum Pemilu itu sendiri,” ujar Wirka.
Menyambung yang disampaikan Wirka, anggota Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, berujar sangat mengharap keikutsertaan perguruan tinggi yang ada di Bali. Kata dia, selain sebagai ajang untuk mengenal Hukum Pemilu lebih dalam, debat tersebut juga dapat menggaungkan nama Bali di tingkat nasional. “Besar harapan kami perguruan tinggi yang ada di Bali bisa turut serta dalam kontestasi ini,” pinta mantan jurnalis media lokal di Bali tersebut.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Dwijendra, Anak Agung Sagung Ngurah Indradewi, pada kesempatan itu mengapresiasi langkah Bawaslu dalam upaya pengenalan Hukum Pemilu kepada publik melalui kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu. Dia berjanji akan berkoordinasi secara internal untuk menetapkan peserta debat yang akan menjadi delegasi dari Universitas Dwijendra.
Menutup audiensi, Wirka mengatakan Bawaslu Bali akan banyak melibatkan civitas akademika yang berkaitan dengan pendapat para ahli. Seperti ahli hukum pidana, ahli hukum perdata, dan ahli hukum kepemiluan dalam mengkaji dan menguatkan pendapat Bawaslu dalam mengemban tugas serta kewajiban sebagai pengawas Pemilu.
Selain Wirka dan Rudia, turut hadir mendampingi Kepala Bagian Penangan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses, dan Hukum Bawaslu Bali, I Made Aji Swardhana; dan dari Universitas Dwijendra hadir mendampingi yakni Kepala Program Studi S1, Sang Ayu Made Ary Kusumawardhani; dan Kepala Program Studi S2, I Wayan Arka. hen
























