POSMERDEKA.COM, BANGLI – Proyek pengerjaan jalan khusus yang terbuat dari kayu ulin, dan dibangun mengitari areal Pura Segara hingga pinggir Danau Batur, optimis bisa tuntas tepat waktu. Pasalnya, proyek dengan nama kegiatan belanja modal jalan khusus dengan nilai kontrak Rp3.841.268.000 itu, progresnya mencapai 85 persen.
‘’Waktu pengerjaan sampai tanggal 15 Desember, kami optimis bisa menyelesaikan tepat waktu. Pemasangannya lagi dikit, tinggal yang di bagian utara saja,’’ ujar Gede Kanca, pelaksana kegiatan dari kontraktor CV. Sari Murti, saat dihubungi, Rabu (27/11/2024).
Diketahui, kontrak proyek jalan khusus tersebut tanggal 12 Juli dengan waktu pelaksanaan selama 140 hari. “Kendala sih tidak ada, hanya cuaca saja yang dingin,” jelas Gede Kanca serata menyebutkan, item kegiatan yang dikerjakan meliputi pembuatan jalan dengan kayu ulin dan pemasangan lampu hias.
“Area pinggir Pura Segara yang ditata, dengan membangun jalan khusus dari kayu ulin dengan panjang sekitar 400 meter. Jalan yang kami bangun mengitari area Pura dari selatan ke utara, bagian timur pura hingga di bebatuan di bibir Danau Batur,” beber Kanca.
Dia juga mengakui dari nilai kontrak Rp 3,8 miliar tersebut, yang paling besar menelan anggaran adalah bahan kayu ulin. “Kayu ulin kami datangkan langsung dari Kalimantan, dan itu sudah dicek kualifikasinya oleh pejabat yang berwenang,” tandas Kanca.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, Wayan Sugiartha, juga mengaku optimis penyelesaian pengerjaan jalan khusus di areal Pura Segara bisa tuntas tepat waktu. Diharapkan, dengan tuntasnya penataan tersebut akan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Sementara terkait molornya proyek pembangunan fasilitas rekreasi penunjang wisata di Pura Segara, desa Adat Batur, dia memberi sanksi berupa denda 1/1.000 dari nilai kontrak per hari keterlambatan. gia























