Produksi Padi di Bangli Mengalami Surplus 2.066,774 Ton

  • Whatsapp
ANGKA produksi gabah di Kabupaten Bangli dibandingkan kebutuhan konsumsi rata-rata per bulan menunjukkan surplus 2.066,774 ton. Foto: ist
ANGKA produksi gabah di Kabupaten Bangli dibandingkan kebutuhan konsumsi rata-rata per bulan menunjukkan surplus 2.066,774 ton. Foto: ist

BANGLI – Angka produksi gabah di Kabupaten Bangli dibandingkan kebutuhan konsumsi rata-rata per bulan menunjukkan surplus 2.066,774 ton. Produksi gabah di Bangli kini sudah mencapai 7.655,32 ton. Data itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, Rabu (25/8/2021).

Menurutnya, kondisi ketahanan pangan di Bangli di samping beras juga ada jagung sebanyak 823,94 ton, ubi kayu 423,97 ton dan ubi jalar 807,13 ton, plus rastra/BPNT 900,195 ton. Maka ketersediaan menjadi 10.610,555 ton. Sementara kebutuhan beras sebesar 12.677,329 ton  dengan jumlah penduduk 258.721 jiwa.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan budidaya tanaman padi sawah di Bangli merupakan warisan budaya leluhur. Ini yang terus dikerjakan secara turun- temurun, seiring kebutuhan makanan pokok beras dengan konsumsi per kapita 49 kg,” katanya.

Dia menguraikan, produksi padi tidak terpengaruh oleh pandemi Covid- 19. Selama ini petani bekerja seperti biasa, walaupun pekerja sektor pertanian ini masih tetap buruh tani atau pemilik lahan. Justru yang terdampak pekerja sektor pariwisata, karena banyak yang beralih menjadi petani musiman. Mereka  mengembangkan komoditas hortikultura sayur dan bunga serta ternak.

“Angka sementara luas tanaman padi di Bangli sampai Juli 2021 tercatat 1.314,9 hektar, sedangkan target tanam padi 529 hektar,” ucapnya menandaskan. gia

Baca juga :  Koster Apresiasi KPU Bali Batasi Penggunaan Baliho di Pilkada 2020

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.