Produk UMKM NTB Bakal Mejeng di Gernas BBI 2021

  • Whatsapp
GUBERNUR NTB, Zulkieflimansyah; didampingi istri Niken Saptarini saat menerima kunjungan Kepala Bank Indonesia perwakilan NTB di Pendopo Gubernur, Selasa (16/2/2021). Foto: ist
GUBERNUR NTB, Zulkieflimansyah; didampingi istri Niken Saptarini saat menerima kunjungan Kepala Bank Indonesia perwakilan NTB di Pendopo Gubernur, Selasa (16/2/2021). Foto: ist

MATARAM – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengatakan, kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) menjadi wadah bagi pelaku UMKM di wilayahnya untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa pembangunan perekonomian NTB dapat terus berkembang. Menurut Bang Zul, kemajuan program industrialisasi yang kini dirintisnya harus diperkenalkan. Apalagi, ia mengklaim peran industrialisasi telah mampu mendorong pertumbuhan perekonomian di NTB.

Gubernur mencontohkan, industrialisasi yang menggeliat di Provinsi NTB yakni industrialisasi pangan, industri hulu agro, industri permesinan alat, industri hasil pertambangan, industri kosmetik, farmasi herbal dan kimia, dan industri ekonomi kreatif. “Kita bisa tunjukan kepada semua bahwa NTB bisa, kita punya banyak sekali UMKM mulai dari makanan kemasan seperti sate rembige yang sudah dikemas, ayam taliwang kemasan, ada juga motor listrik, cold storage,” ujar Bang Zul saat menerima kunjungan Kepala Bank Indonesia perwakilan NTB di Pendopo Gubernur setempat, Selasa (16/2/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Gubernur, salah satu inovasi dari UMKM NTB yang memiliki manfaat luar biasa untuk berbagai sektor yaitu cold storage. Apalagi, adanya cold storage itu dapat membantu petani menyimpan hasil pertanian, membantu nelayan dalam menyimpan hasil lautnya dengan jangka waktu yang lama. ‘’Jadi, apabila cold storage ada disetiap BUMDes tentu kesejahteraan petani mapun nelayan dapat terjamin,’’ tegasnya.

Baca juga :  Kisruh Penyertifikatan PKD Pejeng Sebaiknya Diselesaikan di Desa Adat

Bang Zul juga mengharapkan agar UMKM yang akan mengikuti Gernas BBI agar diselektif lebih teliti dengan baik, sehingga ke depan bisa dipetakan rencana dari UMKM tersebut. ‘’Semisal Teh Kelor itu juga harus diperhatikan ke depannya akan membuat produk seperti apalagi, agar ada bisa dipetakan rencana-rencana ke depannya,’’ jelas Gubernur.

Opening Ceremony Gernas BBI diadakan pada 3 Maret 2021 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Sementara itu, untuk pameran UMKM akan dilangsungkan secara virtual dan offline selama sebulan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB, Heru Saptaji, mengungkapkan bahwa lokasi berlangsung Gernas BBI di Mandilika, lantaran Mandalika telah masuk menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas di Indonesia. “Gernas BBI di NTB ini merupakan jadwal yang ketiga. Pertama di Bali, kemudian di Toba, dan sekarang di NTB, kita angkat Mandalika yang merupakan destinasi prioritas,” ungkapnya.

Sebagai salah satu destinasi prioritas salah satunya KEK Mandalika. Harapannya nama KEK Mandalika  dapat terus digaungkan di nasional maupun internasional.   ‘’Kita harap bahwa Mandalika dapat terus digaungkan dan me-refresh kembali masyarakat dengan Mandalika, kita akan kenalkan Mandalika, selain itu juga akan diperlihatkan beberapa destinasi wisata yang eksotik di NTB,’’ tandasnya. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.