OSIS SMPN 2 Denpasar Gelar Spentwo Festival 5.0, Jadi Ruang Tumbuhnya Kreativitas Siswa

SEKDA Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama Anak Agung Gede Wiratama, dan I Gusti Agung Ayu Made Seniwati serta undangan foto bersama usai membuka gelaran Spentwo Festival 5.0 pada Jumat (28/8/2026). Foto: ist
SEKDA Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama Anak Agung Gede Wiratama, dan I Gusti Agung Ayu Made Seniwati serta undangan foto bersama usai membuka gelaran Spentwo Festival 5.0 pada Jumat (28/8/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – SMPN 2 Denpasar mengadakan acara Spentwo Festival 5.0 dengan tema “The Eternal Fire of Ascension” pada 28-30 Agustus 2026. Spentwo Festival 5.0 diadakan di Lapangan SMPN 2 Denpasar.

Dalam rangkaian acaranya, Spentwo Festival 5.0 menyajikan sebuah pentas seni (pensi) yang sekaligus mendatangkan guest star Leeyonk Sinatra, ⁠Dewi Sutanegara, Xoplink, dan Koplosan akan tampil di akhir acara dan sekaligus sebagai penutup rangkaian acara puncak HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar. Dalam acara Spentwo Festival 5.0 tersebut akan menampilkan berbagai ajang kreativitas dari penampilan para siswa SMPN 2 Denpasar yang ikut dalam mengisi acara tersebut.

Read More

Pada Jumat (28/8/2026), Spentwo Festival 5.0 dibuka Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama; dan Kepala SMPN 2 Denpasar, I Gusti Agung Ayu Made Seniwati. Spentwo Festival 5.0 merupakan puncak peringatan HUT SMPN 2 Denpasar yang saat ini sudah berumur yang ke-61.

Kepala SMPN 2 Denpasar, I Gusti Agung Ayu Made Seniwati, mengutarakan, acara ini termasuk dalam program kerja OSIS SMPN 2 Denpasar yang mana pada awalnya kegiatan ini pertama kali diadakan pada tahun 2022. Dasar digelarnya acara ini adalah untuk menampung segala bentuk aktivitas dan kreativitas siswa SMPN 2 Denpasar mengingat sekolah ini termasuk sekolah favorit di Denpasar.

Berbagai prestasi yang sudah ditorehkan oleh ekstrakurikuler di SMPN 2 Denpasar. Mulai dari sana acara Spentwo Festival ini dipandang perlu, karena sebagai wadah siswa-siswi dalam menyalurkan dan menunjukkan bakat serta prestasi mereka.

Spentwo Festival 5.0 pada tahun ini lebih difokuskan untuk mengenalkan SMPN 2 Denpasar kepada masyarakat luas. Sehingga tidak hanya siswa SMPN 2 Denpasar saja yang boleh menyaksikan acara tersebut, melainkan masyarakat umum dapat menyaksikannya.

‘’Spentwo Festival ini menjadi salah satu wujud nyata Merdeka Belajar. Melalui Spentwo Festival, siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar secara langsung dalam memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, mengelola kegiatan, mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, dan bertanggung jawab,’’ ujarnya.

Ketua OSIS SMPN 2 Denpasar, Farid Maulana, dalam laporannya mengatakan, rangkaian Spentwo Festival telah diawali pada 21-23 Agustus 2026 melalui lomba eksternal se-Sarbagita dengan 13 cabang lomba, yaitu Olimpiade Matematika, IPA, dan IPS, matembang, story telling, vokal, tari Condong, tari Baris Tunggal, mesatua Bali, membaca puisi, kendang tunggal, nyurat aksara Bali, dan melukis. Lomba eksternal diikuti 717 peserta dari berbagai SD di wilayah Sarbagita.

Pembukaan Spentwo Festival 5.0 juga dirangkai dengan peluncuran aplikasi Tampan, yaitu Tabungan Menginspirasi Harapan Spentwo. ‘’Dimana SMPN 2 Denpasar naik melalui kebiasaan baik, prestasi kita tumbuhkan, karakter kita kuatkan, harapan kita tabungkan, dan masa depan kita siapkan,’’ serunya.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Denpasar menyampaikan apresiasi sangat luar biasa gelaran Spentwo Festival 5.0. Program ini harus terus dilanjutkan dan menjadi contoh positif sekolah lain dalam membukakan kran dan ruang kreativitas siswa.

Sekda Eddy Mulya juga mengapresiasi stan makanan di areal Spentwo Festival 5.0 menerapkan penerapan pembayaran digital menggunakan QRIS untuk transaksi. Ini membuktikan SMPN 2 Denpasar yang telah ditetapkan menjadi sekolah perintis (pilot project) penerapan pembayaran digital sangat berkomitmen mendukung gerakan pembayaran digital, sekaligus menumbuhkan jiwa entrepreneur.

‘’Memulai tidak mudah, melanjutkan lebih tidak mudah. Saya, atas nama Pemerintah Kota Denpasar, ingin menjaga keberlanjutan dari gerakan-gerakan kreativitas anak muda melalui festival yang dilakukan,’’ ujar Eddy Mulya.

Ia menegaskan, sekolah itu berkembang bila digawangi oleh kolaborasi kepemimpinan sekolah yang kredibel dan sinergi pemangku kepentingan yang lain dengan baik. Kepala sekolah dengan tenaga pendidikan bertugas untuk menciptakan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik.

‘’Kepala sekolah sebagai leader (pemimpin). Maka tugas pemimpin adalah membuat stafnya dan murid-muridnya senang, seperti Spentwo Festival ini. Sebaliknya, tugas stafnya, tugas guru-gurunya, tenaga kependidikan dan murid-muridnya membuat pimpinannya tenang,’’ serunya.

‘’Itu bisa terjadi dan terjaga kalau ada komunikasi yang baik di semua pemangku kepentingan,’’ imbuhnya memungkasi. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.