PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Tim GTPP Covid-19 Gianyar Gelar Rapat Evaluasi

  • Whatsapp
RAPAT analisa dan evaluasi dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Foto: ist
RAPAT analisa dan evaluasi dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Foto: ist

GIANYAR – Menyikapi Surat Kapolda, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar menggelar rapat analisa dan evaluasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Rapat digelar di ruang sidang utama kantor Bupati Gianyar, Sabtu (6/2/2021) dipimpin Sekda Made Gede Wisnu Wijaya bersama Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, unsur TNI, dan Kejaksaan Negeri Gianyar. Rapat dihadiri direktur rumah sakit negeri maupun swasta di Gianyar, para kepala OPD, dan unsur terkait lainnya.

Wisnu Wijaya yang diwawancarai, Minggu (7/2/2021) mengatakan, rapat koordinasi penanganan tersebut untuk menganalisa dan mengevaluasi penanganan Covid-19 di Gianyar. Pun bertujuan mengefektifkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berakhir pada Senin (8/2/2021).

Bacaan Lainnya

Dia mengakui tren kasus terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan evaluasi, selain protokol kesehatan (prokes) yang sering diabaikan, juga karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat yang sedang menunggu hasil uji sampel. “Seringkali orang atau keluarga yang sedang menunggu hasil uji sampel malah bepergian keluar rumah, padahal belum pasti apakah mereka positif atau negatif,” ujarnya.  

Untuk itu, tegasnya, GTPP Covid-19 harus menggencarkan sosialisasi. Jika seseorang diambil sampel untuk tes PCR atau tes cepat, orang tersebut dan keluarganya tidak boleh ke mana-mana sampai hasil uji sampel keluar. “Bagaimana kita bisa memutus mata rantai penularan jika seperti itu keadaannya?” sesalnya.

Baca juga :  Hantam Truk, Pelajar SMA Tewas

Dari rapat koordinasi tersebut, ulasnya, disimpulkan bahwa masyarakat harus menerapkan dengan ketat prokes untuk menekan penyebaran Covid-19. Tim GTPP Covid-19 Kabupaten hingga tim Satgas Gotong Royong di desa agar dapat mengedukasi, dan meyakinkan masyarakat bahwa Covid-19 ada, nyata, dan berbahaya serta meningkatkan 3T (tracing atau pelacakan, testing atau pengujian, dan treatment atau perawatan).

Kapolres Adnyana menambahkan, jajarannya bersama kekuatan TNI siap mengamankan titik-titik keramaian yang dikunjungi masyarakat, misalnya pasar. Selain mengamankan, polisi juga menggencarkan pendisiplinan bersama pihak terkait di setiap pasar. Pedagang yang tidak memakai masker, jika berulang-ulang, maka akan dikenakan sanksi.

Dia mengimbau masyarakat agar dalam melaksanakan upacara agama seperti piodalan,pengabenan dan lainnya harus mengikuti protokol kesehatan. “Bukannya tidak boleh melaksanakan upacara, tapi yang perlu  digarisbawahi adalah kerumunannya,” pesan perwira menengah asal Klungkung tersebut. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.