Bermain di Korsel jadi Jembatan Asnawi Menuju Liga Eropa

  • Whatsapp
PEMAIN Timnas U-22 Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar (kiri) melakukan selebrasi bersama Osvaldo Haay seusai mencetak gol ke gawang Timnas Singapura dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (28/11/2019). foto: antaranews

JAKARTA – Bek Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar menyebutkan, bahwa kesempatannya bermain di Liga 2 Korea Selatan (Korsel) atau K League 2 bersama Ansan Greeners menjadi jembatan menuju liga di Eropa.

“Rencana saya, tahun berikutnya setelah di Ansan, saya bisa bermain di K League 1, setelah itu ke Eropa,” ujar Asnawi, dalam pertemuan virtual dengan PSSI Pers yang diikuti di Jakarta, Sabtu (6/2/2021).

Bacaan Lainnya

Demi mengejar mimpi merumput di Benua Biru, Asnawi berhasrat untuk menunjukkan kemampuan terbaik bersama Ansan Greeners. Dia pun tidak ingin mengecewakan orang-orang yang mendukungnya.

Yang utama, pemain asal Makassar tersebut tidak mau merusak kesempatan pertamanya bermain di luar negeri. “Kalau saya bisa berprestasi bersama Ansan Greeners, mungkin teman-teman di Indonesia bakal lebih mudah bermain di klub-klub Asia,” tutur Asnawi.

Jika tampil bagus di Ansan, berusia 21 tahun itu juga yakin persepsi masyarakat sepak bola Korea Selatan terhadap pemain Indonesia dapat berubah menjadi positif. “Tak bisa dipungkiri pemain Indonesia sangat diremehkan di luar Indonesia, termasuk di Asia, apalagi Korea Selatan dan Jepang,” kata Asnawi.

Asnawi Mangkualam Bahar hijrah dari PSM Makassar ke Ansan Greeners pada awal 2021. Kabarnya, dia dikontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan jika menunjukkan performa menawan.

Baca juga :  Pemkab Badung Pastikan Program Kesejahteraan Masyarakat Tetap Berjalan di Tengah Pandemi

Meski demikian, Asnawi belum dapat diperkenalkan secara resmi oleh Ansan Greeners karena dia sedang menjalani karantina di Korea Selatan. Isolasi mandiri selama 14 hari memang diwajibkan oleh pemerintah Korea Selatan bagi semua pendatang dari luar negeri demi mencegah penyebaran Covid-19.

Pada bagian lain, Asnawi mengakui peran besar pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong dalam kepindahannya ke klub Liga 2 Korea Selatan (K League 2) Ansan Greeners.

“Awalnya agen saya Gabriel Budi yang menghubungi pihak Ansan Greeners. Setelah itu, pihak Ansan meminta rekomendasi dari pelatih Timnas Shin Tae-yong. Setelah berbicara dengan Shin, mereka memberikan tanggapan positif terkait tanda tangan kontrak,” ujar Asnawi.

Dia menuturkan, pihak Ansan Greeners langsung menghubungi Shin ketika mendapatkan informasi soal dirinya dari Gabriel Budi. Shin kemudian mengontak Asnawi melalui asisten pelatih kiper timnas Yoo Jae-hoon.

Mantan pemain Persipura itu menyebut bahwa Shin mendapatkan informasi bahwa Asnawi masuk dalam pertimbangan Ansan Greeners. “Pelatih Yoo Jae-hoon bilang, kalau saya serius, pelatih Shin Tae-yong akan membantu karena dia memiliki banyak teman yang bisa membantu saya beradaptasi di tim,” tutur Asnawi, seperti dilansir dari antaranews.

Setelah itu, proses berlanjut hingga Ansan Greeners akhirnya setuju untuk merekrut Asnawi. Bahkan, pemain yang juga fasih mengisi posisi gelandang itu diberikan kesempatan langsung mencicipi tim utama. “Ya, saya nanti langsung bermain di tim utama,” tutur Asnawi.

Baca juga :  Asbest Denpasar Gelar Lomba Busana Adat ke Kantor

Banyaknya pihak yang berperan dalam hijrahnya dia ke Ansan Greeners, termasuk Shin Tae-yong, diakui Asnawi memberikan motivasi untuk menunjukkan performa terbaik. Dia pun selalu mengingat pesan Shin Tae-yong untuk terus menjaga fisik agar mampu mengikuti intensitas latihan dan pertandingan di Korea Selatan.

“Pelatih Shin berpesan, di Korea Selatan, saya harus bermain seperti di Indonesia. Harus dengan karakter saya yang keras dan terus berjuang. Di Korea Selatan juga dituntut memiliki fisik lebih bagus karena di sini intensitasnya tinggi,” pungkas Asnawi. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.