Kejuaraan Dunia BWF 2026: Raymond/Joaquin Ingin Unjuk Gigi meski Tidak Dibebani Target

GANDA putra Indonesia Raymond Indra (kiri) dan Nikolaus Joaquin (kanan) mengembalikan kok ke arah ganda putra Malaysia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin pada final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin runner-up Indonesia Open 2026 usai kalah rubber gim 21-13, 18-21 dan 10-21. foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Meski tidak dibebani target oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), pasangan muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ingin unjuk gigi dalam Kejuaraan Dunia BWF yang berlangsung di Arena Indira Gandhi, New Delhi pada 17-23 Agustus 2026.

“Kalau dari saya bukan karena muda ya. Kalau misalkan bisa sekarang kenapa tidak? Kenapa harus tunggu ketika sudah agak berumur? Kami juga ingin menunjukkan kalau kami bisa,” kata Raymond kepada pewarta di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (13/7/2026).

Read More

Raymond/Indra berstatus sebagai debutan pada even itu, namun jawara Australia Open 2025 tersebut ingin memberikan penampilan terbaik dengan menggondol medali Kejuaraan Dunia BWF 2026.

“Kalau yang Kejuaraan Dunia ada yang membedakan, kami lebih banyak latihan skema pertahanan. Kalau secara program, mungkin sama seperti yang lain. Hanya, kami lebih diprioritaskan dulu,” ujar Raymond mengenai persiapan menatap gelaran kejuaraan dunia itu.

Menghadapi turnamen perdananya, Raymond mengatakan setiap lawan akan dihadapi dengan sebaik mungkin mengingat persaingannya akan sangat ketat. “Jadi, kami mau fokus saja setiap babak. Bagaimana cara menang dari babak ke babak,” ungkap Raymond, seperti dikutip posmerdeka.com dari antaranews.

Dalam turnamen itu, Raymond/Joaquin berstatus sebagai unggulan ke-13 dan akan langsung melangkah ke babak kedua menunggu calon lawan antara ganda Malaysia Junaidi Arif/Yap Roy King atau ganda Vietnam Nguyen Dinh Hoang/Tran Dinh Manh.

Pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 ini, Indonesia meloloskan 11 wakil, dan 8 diantarana berstatus unggulan. Seperti ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil Indonesia dengan posisi unggulan tertinggi yakni sebagai unggulan kedua, tepat di bawah pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae.

Fajar/Fikri menuju New Delhi dengan modal dua gelar beruntun setelah menjuarai Japan Open dan China Open 2026. Pada final kedua turnamen tersebut, mereka sama-sama mengalahkan Kim/Seo.

Selain Fajar/Fikri, ganda putra tanah air lainnya Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menempati unggulan kesembilan, sedangkan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi unggulan ke-13.

Dari sektor tunggal putra, Jonatan Christie menempati unggulan ketiga di bawah Shi Yu Qi asal China dan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand. Alwi Farhan menjadi tunggal putra Indonesia lainnya yang masuk daftar unggulan. Pebulu tangkis 21 tahun tersebut berada di unggulan ke-11.

Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berstatus unggulan dengan menempati posisi keenam. Putri membawa modal medali perunggu dari Kejuaraan Dunia 2025 di Paris. Saat itu, langkahnya terhenti pada semifinal setelah kalah dari Akane Yamaguchi asal Jepang melalui pertandingan tiga gim 17-21, 21-14, 6-21.

Dua unggulan Indonesia lainnya berasal dari sektor ganda putri. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menempati unggulan ke-12, lalu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berada satu tingkat di bawah mereka sebagai unggulan ke-13.

Sementara itu, tiga wakil Indonesia yang tidak berstatus unggulan adalah tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan serta dua ganda campuran, yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Indonesia membawa misi memperbaiki pencapaian pada edisi sebelumnya setelah hanya meraih satu medali perunggu melalui Putri. Gelar juara dunia terakhir Indonesia dipersembahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada edisi 2019 di Basel, Swiss. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.