GIANYAR – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV/2022 sudah tuntas setelah ditutup Gubernur Bali, Wayan Koster di Gedung Jayasabha, Minggu (27/11/2022) malam. Kontingen Gianyar pun tampak sumringah, karena sukses melampaui target raihan medali emas.
Ketua Umum (Ketum) KONI Gianyar, I Dewa Alit Mudiarta mengatakan, Kontingen Gianyar menargetkan bisa meraup 50 medali emas pada multi even akbar dua tahunan di Bali itu. Sebagai orang baru menahkodai induk organisasi olahraga di tingkat kabupaten Gianyar ini, target tersebut sebenarnya terbilang berat.
Bahkan, dua hari menjelang Porprov berakhir, Gianyar masih tertatih-tatih dengan sekitar 44 medali emas. Meski begitu, Dewa Alit yang baru dilantik sebagai Ketum KONI Gianyar, sekitar dua bulan menuju Porprov Bali XV, tetap optimis bisa memenuhi target 50 keping emas itu.
Kontingen dari daerah seni itu baru ngebut di hari ke-16, Sabtu (26/11/2022) dan berhasil mendulang cukup banyak medali emas dari sejumlah cabor seperti selam dan muaythai, hingga pada akhirnya bisa melampaui target 3 keping emas.
”Sukses ini berkat kerja keras dan kerjasama seluruh atlet maupun ofisial, akhirnya Kontingen Gianyar bisa melampaui target dengan meraih 53 medali emas. Cabor selam menjadi penyumbang medali emas terbanyak dengan 8 emas,” ucap Dewa Alit, beberapa saat sebelum upacara penutupan Porprov Bali XV.
Meski target terlampaui, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi demi peningkatan prestasi keolahragaan di Gianyar ke depannya. Hal ini sesuai saran Bupati, olahraga agar bisa terus meningkatkan prestasi. Apalagi Gianyar telah maju di berbagai bidang, terutama seni, dan diikuti bidang kesehatan, infrastruktur, pendidikan. “Tentu juga harus diikuti oleh prestasi keolahragaan,” ucapnya.
Melihat perolehan medali di Porprov XV ini, Dewa Alit menyebut ada peningkatan. Pada Porprov XIV/2019 di Tabanan, Kontingen Gianyar hanya meraih 36 medali emas, sekarang melonjak jadi 53. Peningkatan medali emas itu disumbangkan cabor-cabor yang baru kali pertama dipertandingkan dalam Porprov seperti selam (8 emas), muaythai (4), yongmoodo (2), angkat berat (2) dan angkat besi (1).
Alit memuji perhelatan Porprov kali ini yang berlangsung aman dan lancar. Hanya, dia mengakui butuh pikiran dan tenaga ekstra untuk memantau serta meninjau ke seluruh kabupaten/kota se-Bali, sehingga harus berbagi tugas dengan teman teman pengurus KONI dan kontingen.
Pada Porprov XV ini, total kontingen Gianyar mendulang 53 medali emas, 73 medali perak dan 118 medali perunggu dan finish di urutan keempat, dibawah Badung sebagai juara umum, Kota Denpasar dan Buleleng. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus KONI Gianyar atas kerjasamanya, semoga kekompakan ini bisa terus berlanjut,” harap Dewa Alit.
Dalam Porprov kali ini, Gianyar mengerahkan seluruh OPD menjadi suporter agar bisa meningkatkan mentalitas atlet, sehingga bisa menunjukkan performa terbaiknya. Buktinya saat final bola voli di Tabanan, seluruh sisi GOR diisi suporter Gianyar.
Peran suporter menjadikan mental pemain tim voli putra Gienyar semakin bagus saat bertanding di lapangan, sehingga terbukti bisa menang melawan tim kuat Badung yang notabene sangat diunggulkan. “Untuk meningkatkan prestasi, kami akan rutin melaksanakan kompetisi guna mengukur kekuatan dan kesiapan atlet,” pungkasnya. adi
























