Populasi Janda Miskin di Lobar Cenderung Meningkat, Rehab 25 Rumah Warga, Rachmat Hidayat Kucurkan RST

ANGGOTA Fraksi PDIP DPR RI, Rachmat Hidayat (empat kanan), saat mengecek rumah warga yang direhabnya. Total 25 unit rumah warga yang direhab. Foto: ist

LOBAR – Anggota Fraksi PDIP DPR RI, Rachmat Hidayat, mengucurkan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) senilai Rp500 juta untuk keluarga kurang mampu di Lombok Barat (Lobar). Sedikitnya 25 rumah warga dipastikan rampung direhab.

Sepanjang Rabu (22/2/2023) hingga Jumat (24/2/2023), Rachmat mengecek kondisi rumah yang dipugar.
Pengecekan dilakukan di Desa Kebon Ayu, yang terdapat 17 rumah milik janda tua tidak mampu, yang dipugar Rachmat menjadi rumah layak huni.

Read More

Rachmat menggunakan program dana aspirasi sebagai anggota DPR yang bersumber dari Kementerian Sosial, dengan masing-masing rumah dibantu Rp20 juta. “Rumah itu kebutuhan dasar dalam melaksanakan peran sosial bagi kita semua. Saudara-saudara kita yang tidak mampu pun berhak atas rumah yang layak dan nyaman,” sebut Rachmat.

Dia mengaku senang bisa bantu meringankan beban hidup para perempuan kepala keluarga yang tidak mampu. Janda yang tidak mampu wajib disantuni dan diberdayakan untuk memuliakan kehidupannya.

Dia termotivasi menyalurkan bantuan ke perempuan kepala keluarga tidak mampu, selain karena ajaran agama, juga kecenderungan populasi janda miskin di Lobar terus meningkat setiap tahun. Tahun 2020 saja jumlahnya lebih dari 30 ribu.

Rachmat berjanji akan terus meningkatkan aksi membantu masyarakat tidak mampu di Pulau Lombok, termasuk para perempuan yang kini menjadi kepala keluarga.

“Tentu tidak mungkin PDIP NTB sendirian menyelesaikan semua problem masyarakat, tapi setidaknya program aspirasi ini menjadi stimulus meringankan beban pemerintah daerah dalam mengurangi problem kemiskinan warganya,” papar Ketua DPD PDIP NTB itu.

Saat mengecek rumah-rumah yang dipugar, Rachmat didampingi anggota DPRD Lobar dan Ketua DPC PDIP Lombok Barat, Lalu Muhammad Ismail. Turut hadir sejumlah anggota DPRD Lobar dari PDIP seperti Sardian. Tiba di Desa Kebon Ayu, Rachmat disambut para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Lobar dan sejumlah kepala dusun yang rumah warganya dipugar.

Bersama pejabat dari Kementerian Sosial, tim memeriksa sejumlah rumah yang selesai direhab. “Hidup kami sekarang sudah tenang dan nyaman,” kata salah seorang penerima bantuan.

Inaq Narasah, penerima bantuan rehab rumah dari Dusun Penarukan Lauk, mengaku senang bisa bertatap muka dengan Rachmat. “Terima kasih Pak Haji Rachmat atas bantuan rehab gubuk saya agar layak dihuni. Tyang (saya) tidak akan melupakan kebaikan pelungguh (Anda),” ucapnya dengan nada bergetar.

Kepada penerima bantuan, Rachmat berkata apresiasi dan ucapan terima kasih tak layak untuk dia semata. Ucapan terima kasih juga harus disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, dan para menteri seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini. Sebab, mereka memberi ruang dan kesempatan sehingga dia bisa memperjuangkan bantuan bagi masyarakat di Pulau Lombok hingga terealisasi.

Lalu Muhammad Ismail menambahkan, bantuan rehab rumah dikoordinasikan dengan Kepala Desa Kebon Ayu mulai dari proses awal hingga pembangunannya tuntas. Proses rehab dimulai sejak Desember 2022.

Bantuan RST, jelasnya, tidak dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk bahan bangunan yang dibutuhkan sampai selesai. Warga yang mendapat bantuan membentuk kelompok, berkoordinasi dengan Kades, dan ketua kelompok tinggal minta material yang dibutuhkan.

Dalam proses penyaluran bantuan, tim pendamping PKH dilibatkan untuk asesmen, dan memeriksa perlengkapan data administrasi penerima. Saat bantuan cair, Tim PKH tetap melakukan pendampingan. Termasuk pendampingan pembuatan laporan administrasi dan keuangan.

Tim PKH juga melakukan pemantauan terhadap pembangunan, mulai dari awal direnovasi, proses renovasi, serta sampai rumah tersebut ditempati kembali.

“Para ketua PAC PDIP di Lombok Barat agar proaktif menyosialisasikan program aspirasi Rachmat Hidayat, agar lebih banyak masyarakat kurang mampu bisa dibantu,” pesannya menandaskan. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.