POSMERDEKA.COM, MATARAM – Ketua Harian DPP Perindo, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhamad Zainul Majdi, optimis popularitas calon presiden Ganjar Pranowo yang terus naik, akan terus meningkat hingga pencoblosan pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024. Optimisme Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN GP) itu dipicu hasil survei sejumlah lembaga kredibel.
Salah satunya adalah Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia yang merilis tiga nama. Ganjar di peringkat teratas dengan 37,4 persen, disusul Prabowo Subianto dengan 33 persen, dan Anies Baswedan dengan 21,5 persen. Menurutnya, ketika popularitas meningkat, elektabilitas juga akan terdongkrak.
TGB mengaku mengalami kondisi serupa Ganjar saat maju Pilgub NTB dua kali. Kali pertama melawan petahana yang didukung kekuatan partai besar, tapi dia bisa menang dengan pola serupa dilakukan Ganjar. Hal itu diungkapkan dalam video siniarnya yang dibagikan ke akun media sosialnya, Selasa (3/10/2023).
Meski ada salah satu lembaga survei menempatkan Ganjar di bawah Prabowo dari sisi popularitas, TGB yakin popularitas Prabowo yang mentok akan diketahui tingkat elektabilitasnya. Kadang Ganjar lebih tinggi, dan saling salip dengan Prabowo. Situasi ini sedang diperjuangkan untuk menang dengan kian masif mempromosikan Ganjar ke masyarakat.
Soal Ganjar tidak lagi Gubernur Jateng, dan itu berarti tidak semoncer dahulu, TGB mengakui ada tantangan tersendiri. Namun, banyaknya undangan untuk dikunjungi diklaim sebagai bukti masih banyak yang suka. “Banyaknya permintaan ini tanda Mas Ganjar, tetap dinanti dan di hati masyarakat. Apalagi jika kenal dan paham gagasan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI, maka akan lebih cinta lagi,” sebut Ketua Umum Pengurus Besar (PB) NWDI ini.
Dari survei Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia yang dibagikan Sabtu (30/9) lalu, elektabilitas Anies 21,5 persen, Ganjar 37,4 persen, dan Prabowo Subianto 33 persen. Menurut peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam keterangan tertulis, Senin (2/10/2023), elektabilitas ketiga calon pada Juli-Agustus, Ganjar cenderung naik, Anies dan Prabowo menurun. rul
























