TABANAN – Upaya mendukung program vaksinasi penguat atau booster yang dicanangkan pemerintah, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Tabanan secara rutin memberikan pelayanan vaksinasi.
Pelayanan kali ini melibatkan para polwan yang memiliki kemampuan sebagai tenaga kesehatan, seperti saat pelayanan vaksinasi di samping pintu masuk pelayanan Polres Tabanan, Senin (22/8/2022).
Kapolres Tabanan melalui Kabag SDM Kompol Ni Ketut Seni Paniyantini selaku senior polwan, mengatakan, gerai vaksin yang dilaksanakan saat ini adalah untuk membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi booster atau vaksin ke-3.
“Masyarakat yang belum tervaksinasi booster agar bisa lebih cepat mendapatkan vaksin booster, khususnya di Kabupaten Tabanan. Bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan, kami segera lakukan pengecekan. Jika belum, kami arahkan untuk segera vaksinasi,” ungkapnya.
Kompol Ni Ketut Seni juga menyebutkan, kegiatan vaksinasi kali ini dapat berlangsung dengan baik berkat sinergitas TNI-Polri, Pemkab Tabanan, Dinas Kesehatan Tabanan, BRSU Tabanan, puskesmas, dan pihak terkait yang ada di Kabupaten Tabanan. Pelaksanaan kegiatan vaksinasi dipimpin Kasidokkes Polres Tabanan, Ipda dr. Ayu Widya Utami.
“Personel yang ditugaskan sebanyak empat orang, terdiri atas dua vaksinator dan dua operator. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari bakti kesehatan yang dilaksanakan Polwan Polres Tabanan, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Polwan, yang nanti puncaknya akan diperingati pada 1 September 2022,” ujar Seni.
Dia juga mengatakan, dalam gerai vaksin tersebut menggunakan jenis vaksin Astrazeneca, yang menyasar kepada masyarakat umum dan lansia. Adapun capaian vaksinasi sebanyak 13 orang tervaksinasi, sesuai dengan pencatatan dalam pcare Polres Tabanan.
Rincian vaksinasi, sebanyak 12 orang warga masyarakat umum dan satu orang lansia. “Mari kita sukseskan program pemerintah vaksinasi lanjutan booster bagi masyarakat, dan tetap patuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker dengan benar, sehingga bisa terhindar dari Covid-19,” pungkasnya. gap























