DENPASAR,- Jajaran Satlantas Polresta Denpasar menggelar simulasi penanganan korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terduga Covid-19. Simulasi dilaksanakan dengan melibatkan tim medis di kawasan Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Selasa (21/7).
Kasatlantas Polresta Denpasar, AKP Adi Sulistyo Utomo, menjelaskan, simulasi digelar sebagai upaya preventif jika pihaknya nanti menemukan kasus lakalantas dengan korban terduga Covid-19. Adapun unsur yang terlibat dalam simulasi, yakni Palang Merah Indonesia (PMI) Denpasar dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar.
‘’Simulasi penanganan kasus lakalantas dengan dugaan Covid-19 dilakukan menggunakan prosedur sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) penanganan medis lengkap. Salah satunya, seluruh petugas baik Satlantas maupun tim medis lainnya menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap sesuai standar,’’ katanya.
Dituturkan, simulasi diawali dari informasi peristiwa kecelakaan dengan tanda mencurigakan, misalnya kejang. Mendapat laporan tersebut, anggota lakalantas mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah petugas memastikan ada kejadian mencurigakan, maka dilaporkan ke Dinas Kesehatan dan PMI agar ditangani sesuai SOP. Setelah itu, korban dibawa ke rumah sakit (RS) terdekat untuk menangani korban.
‘’Penanganan kasus khusus ini dilakukan secara terpadu, utamanya koordinasi. Maka kita simulasikan dengan didokumentasikan agar semua stakeholder yang terlibat bisa memahami tugasnya masing-masing,’’ ucapnya .
Terkait simulasi tersebut, pihaknya berpesan agar masyarakat tidak panik saat melihat kecelakaan yang dicurigai seperti pasien yang sedang kambuh. Kendati demikian, warga yang berada di lokasi untuk segera melaporkan pada aparat terdekat.
‘’Di sini dibutuhkan kerjasama dan kesadaran masyarakat agar penanganan lakalantas khususnya dengan kejadian tertentu bisa segera ditangani dengan cepat dan tepat,’’ imbuh Adi Sulistyo. 015
























