Polres Bangli Gulung Komplotan Curanmor, 10 Motor Disita

  • Whatsapp
JAJARAN Satuan Reserse Kriminal Polres Bangli menangkap empat orang komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Mereka yakni AM (24), PW (28), RN (29), dan SL (30) yang berasal dari satu desa di Pasuruan, Jawa Timur. Foto: ist
JAJARAN Satuan Reserse Kriminal Polres Bangli menangkap empat orang komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Mereka yakni AM (24), PW (28), RN (29), dan SL (30) yang berasal dari satu desa di Pasuruan, Jawa Timur. Foto: ist

BANGLI – Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Bangli menangkap empat orang komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Jumat (24/12/2021). Mereka yakni AM (24), PW (28), RN (29), dan SL (30) yang berasal dari satu desa di Pasuruan, Jawa Timur. Belajar dari internet, para pelaku ini berkeliling mencari sasaran dengan bermodalkan kunci T.

Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Androyuan Elim, Senin (27/12/2021), mengatakan, ada 10 lokasi yang disasar kawanan ini dengan lintas kabupaten di Bali. Ada TKP di Bangli, Gianyar dan Klungkung dengan 10 unit sepeda motor sebagai barang bukti. Awal pengungkapan dimulai dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Scoopy hitam milik I Ketut Sudarmanta, Minggu (19/12/2021) lalu di kawasan Banjar Tingkad Batu, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli.

Bacaan Lainnya

“Saat itu korban sedang mandi di sungai, sepeda motornya diparkir di atas di pinggir jalan. Selang tiga puluh menit, motornya tidak ada di lokasi,” kata Elim.

Tim Opsnal Reskrim yang menyelidiki akhirnya mendapat informasi tentang identitas pelaku bernama Manaf. Jumat (24/12/2021) pukul 16.15 Wita, polisi menyamar sebagai pembeli sepeda motor curian tersebut. Kebetulan saat itu tersangka Manaf bersama tiga rekannya sedang transaksi serupa di kawasan Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara. Keempatnya kemudian diringkus di Ubung beserta satu barang bukti motor Scoopy milik korban dari Tembuku.

Baca juga :  Kekurangan Anggaran Pilkada Tabanan Ditambal KPU RI

Setelah pengembangan pemeriksaan, didapati lagi sepeda motor Honda Beat milik I Nengah Widiastra, yang dicuri dua jam sebelumnya. Kemudian berturut-turut disita delapan unit sepeda motor yang dicuri dari tiga tempat. Empat motor di Bangli, empat di Gianyar, dan dua motor di wilayah hukum Polres Klungkung.

Rinciannya, kata Elim, Honda Scoopy hitam coklat (Tembuku Kaja), Honda Beat putih-merah (Tingkad Batu, Tembuku), Honda Beat putih strip biru (Susut), dan Honda Beat putih strip merah (Pengotan). Selanjutnya wilayah hukum Polres Gianyar digasak Honda Scoopy abu-abu strip orange (Payangan), Honda Beat hitam-merah strip merah (Ubud), Honda Scoopy putih (Gianyar), dan Honda Beat hitam strip merah (Ubud).

Di wilayah hukum Polres Klungkung ada dua TKP, yakni satu Honda Beat putih biru strip biru di seputaran Banjarangkan, dan satu Honda Vario Techno 125 hitam strip abu-abu di kawasan Kota Klungkung.

“Modus pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor berkeliling mencari sasaran. Begitu melihat ada motor terparkir tanpa ada pemilik di sekitarnya, langsung jadi sasaran,” urainya.

Kini keempat tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan ke 5 KUHP, subsider Pasal 362 KUHP jo pasal 55 ayat (1) atau pasal 56 ayat (1) KUHP. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.